Mendebarkan, Cangkok Kepala Pertama Dunia Segera Dilakukan

redaksi.co.id - Mendebarkan, Cangkok Kepala Pertama Dunia Segera Dilakukan Ahli bedah saraf kontroversial asal Italia, Dr Sergio Canavero, mengumumkan bahwa seorang pasien Cina akan menjadi orang...

18 0

redaksi.co.id – Mendebarkan, Cangkok Kepala Pertama Dunia Segera Dilakukan

Ahli bedah saraf kontroversial asal Italia, Dr Sergio Canavero, mengumumkan bahwa seorang pasien Cina akan menjadi orang pertama yang menjalani operasi transplantasi kepala.

Jika pasien bersangkutan menyetujui dan mendapat sumbangan yang memadai, operasi tersebut akan dilaksanakan pada Desember 2017. Canavero mengatakan, teknologi dan tim untuk melakukan operasi itu sudah siap. Kini, dia tinggal menunggu dana dan persetujuan dari pasien serta beberapa lembaga lainnya yang selama ini menjadi penghalang prosedur yang kemungkinan akan mencatatkan sejarah.

Dia optimistis menyatakan pencangkokan kepala pasien ke tubuh yang baru dapat berjalan kembali dalam waktu satu tahun setelah operasi tersebut. “Kami menemukan tanggal sekitar Natal 2017 untuk melakukan operasi itu di Cina. Tim Cina sudah melakukan percobaan pada mayat manusia untuk mempertajam teknologi,” kata Canavero, seperti yang dilansir Russian Today , 15 Mei 2016.

Pasien Cina ini bahkan akan mendahului ilmuwan teknologi Rusia, Valery Spiridonov, yang menderita gangguan otot dan disebut-sebut akan menjadi orang pertama yang melakukan hal itu. Canavero mengatakan, Spiridonov tidak bisa menerima tubuh donor di Cina karena masalah biologis dan alasan etika.

Memang, pembedahan tersebut berisiko tinggi. Meski begitu, Canavero percaya keberhasilan prosedur itu bergantung pada pendinginan suhu donor dan penerima yang harus berada di bawah 12 derajat Celsius guna memastikan sel tidak mati akibat kekurangan oksigen ketika operasi dilakukan.

“Ini akan memberikan waktu cukup untuk memotong jaringan sekitar leher dan menghubungkan dengan saluran darah utama melalui tabung kecil,” katanya. Begitu kepala disambung, pasien akan dibiarkan koma beberapa minggu untuk membatasi gerakan leher yang baru disambung.

Sementara itu, elektrode akan merangsang tulang belakang untuk memperkuat hubungan antara kepala dan tubuh baru. RUSSIAN TODAY | YON DEMA

(red/uhammad/irmansyah/MF)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!