Rudiantara: Indonesia Kekurangan Tenaga di Dunia Digital

redaksi.co.id - Rudiantara: Indonesia Kekurangan Tenaga di Dunia Digital Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Indonesia saat ini sangat kekurangan tenaga-tenaga ahli di dunia digital. Padahal,...

8 0

redaksi.co.id – Rudiantara: Indonesia Kekurangan Tenaga di Dunia Digital

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Indonesia saat ini sangat kekurangan tenaga-tenaga ahli di dunia digital. Padahal, katanya, pertumbuhan industri digital sedang tinggi.

Industri terpaksa melakukan outsource insinyur dari India, ujar Rudiantara saat memberikan sambutan di acara Hackaton For Media (#hack4media) yang diadakan Tempo dan Microsoft Indonesia, Minggu, 15 Mei 2016.

Rudiantara menambahkan, teknologi Informasi sangat berperan penting untuk memajukan usaha bisnis para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Dalam kesempatan itu Rudiantara menceritakan bagaimana sektor UKM menjadi penolong ekonomi Indonesia pada 1998.

Menurut Rudiantara, pemerintah perlu mengambil langkah itu untuk mendorong pertumbuhan UKM di bidang industri digital. Di Amerika Serikat, lebih dari separuh produk domestik bruto atau gross domestic product (GDP)-nya disumbang oleh UKM. “Tapi UKM di sana sudah digital semua,” katanya.

Indonesia mirip dengan Amerika, yakni 56 persen GDP Indonesia disumbang UKM. Bedanya, di Indonesia UKM belum go digital. Dia optimistis industri e-commerce Indonesia bakal berkembang. Apalagi nanti setelah 2019, saat jaringan Palapa Ring sudah rampung.

Palapa Ring adalah infrastruktur broadband Internet yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. “Saat ini akses Internet di Papua kecepatannya baru 1/25 Internet di Jakarta,” kata Rudiantara. “Setelah 2019 kecepatan Internet akan sama dan bisnis online akan berkembang.”

Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Bambang Harymurti sependapat dengan Rudiantara. “Teknologi bisa membantu mempercepat inovasi di dunia. Termasuk inovasi di media,” ujarnya. Kehadiran teknologi digital telah mengubah lanskap industri media. “Salah satu perbedaan media digital dengan media konvensional adalah media digital memiliki komunikasi dua arah.”

Acara Hackaton For Media ini dibuka oleh Azhar Hasyim, Direktur e-Business Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo. Ekonomi digital harus tumbuh sebesar-besarnya di negara Indonesia sesuai dengan visi Presiden RI, katanya. MARDIYAH CHAMIM | WAHYU DHYATMIKA | BS Ikuti Perkembangan #Hack4Media di: https://twitter.com/hashtag/Hack4Media?src=tren

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!