Maskapai Lion Air di Mata Konsumen

redaksi.co.id - Maskapai Lion Air di Mata Konsumen Liputan6.com, Jakarta - Maskapai berlambang singa merah, Lion Air kembali menuai masalah. Lantaran, maskapai tersebut diduga melakukan kesalahan...

10 0

redaksi.co.id – Maskapai Lion Air di Mata Konsumen

Liputan6.com, Jakarta – Maskapai berlambang singa merah, Lion Air kembali menuai masalah. Lantaran, maskapai tersebut diduga melakukan kesalahan prosedur atas pesawat Lion Air JT 161 rute Singapura-Jakarta yang membuat penumpangnya lolos dari pemeriksaan di Bandara Soekarno Hatta. Maskapai ini bukan hanya sekali atau dua kali membuat geram para penumpangnya.

Muhammad Fikri (25), salah satu konsumen sempat merasa jengkel dengan maskapai tersebut. Tahun lalu, dia melakukan perjalanan dari Jakarta ke Padang untuk pulang ke kampung halamannya.

Sayangnya perjalanan sempat tertahan karena pesawat terlambat (delay) selama 2 jam. “Itu terlambat 2 jam,” kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Dia mengatakan, pihak maskapai memberikan kompensasi keterlambatan itu dengan snack dan minuman. “Waktu itu di kasih snack atau air mineral botol kalau tidak salah, roti-rotian,” ujar dia.

Namun, dia mengatakan tak seharusnya Lion Air mengalami keterlambatan sampai 2 jam. Bukan persoalan pemberian kompensasi, namun itu akan merusak jadwal konsumen yang mengejar waktu. “Bukan masalah makanannya, untung pulang kampung, tapi yang kerja waktunya mubazir,” ujar dia.

Konsumen lain Zen Marten (25) merasakan hal sama. Dia menggunakan maskapai tersebut karena biaya murah. Namun, dalam operasionalnya maskapai tersebut kerap melakukan hal yang merugikan konsumen. Antara lain, proses check in yang terlalu lama. “Kapok pakai Lion Air. Suka tidak menentu (terbangnya),” ujar dia.

Kemudian, konsumen kerap tidak diberi kepastian jika terjadi keterlambatan. “Kalau ada masalah dilempar-lempar. Suka lepas tanggung jawab,” tutur dia. (Amd/Ahm)

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!