Indonesia-Iran Perluas Kerja Sama Ekonomi

112

redaksi.co.id – Indonesia-Iran Perluas Kerja Sama Ekonomi

Pemerintah Indonesia dan Iran mulai meningkatkan kerja sama ekonomi. Perbaikan hubungan ini merupakan tindak lanjut dari lepasnya sanksi terhadap Iran.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, rencana perbaikan hubungan ekonomi ini sudah muncul sejak Iran sudah tidak lagi dikenai sanksi. Kesempatan itu pula yang dimanfaatkan Indonesia untuk bekerja sama di berbagai bidang.

“Kita punya rencana meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih baik setelah Iran tidak lagidisanksi. Oleh karena itu, Indonesia mempunyai banyak kesempatan untuk itu. Kita sebenarnya sudah ada industri bekerja sama, juga perdagangan minyak,” kata JK di Kantor Wakil Presiden,Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Tak hanya peningkatan di bidang industri dan perminyakan. JK mengungkapkan, kerja sama perbankan juga memiliki peluang yang baik.

Sementara, Menteri Ekonomi dan Keuangan Iran Tayen Zadeh Nia yang baru saja bertemu dengan JK sangat menyambut baik peningkatan kerja sama ini. Peningkatan itu akan digenjot hingga kembali ke kondisi sebelum adanya sanksi.

“Sebelum era sanksi hubungan kedua negara begitu luas. Dimana sanksi telah membuat hubungan kedua negara menurun. Kami siap untuk meningkatkan hubungan perekonomian dengan Indonesia dan menjadikannya sama seperti era sebelum sanksi,” kata Tayeb.

Tak main-main, Iran menargetkan US$ 2 miliar hingga US$ 5 miliar dari hasil peningkatan kerja sama ekonomi di berbagai bidang dengan Indonesia untuk jangka menengah.

Berbagai sektor pun menjadi perhatian. Misalnya, pembangunan pembangkit listrik, bendungan, industri petrokimia, teknologi-teknologi canggih seperti nano dan bio serta perdagangan minyak mentah.

“Kami melihat tidak ada keterbatasan apapun untuk memperluas hubungan ekonomi dengan Indonesia. Dan kami percaya hubungan ekonomi antara Iran dan Indonesia harus berjalan sama dengan hubungan politik 2 negara yang begitu baik,” pungkas Tayeb.

(red/udianto/R)

loading...

Comments

comments!