Meski Junior, Maliq & D'Essentials Jadi Guru The Groove

82

redaksi.co.id – Meski Junior, Maliq & D'Essentials Jadi Guru The Groove

Bicara senioritas, The Groovemerupakan grup pengusung musik groovy yang lahir lebih dahulu dibandingkan dengan Maliq & D’Essentials. Namun, dalam segi musikalitas dan juga aksi panggung, grup senior seperti The Groove pun mengaku belajar dari Maliq & D’Essentials.

Untuk diketahui, kedua grup band ini merayakan hari jadinya setiap tanggal 15 Mei. The Groove lahir pada 19 tahun lalu, sementara Maliq & D’Essentials masih berusia 5 tahun lebih muda.

“Senior pun patut mencontoh karena sulit keluar dari zona nyaman. Dan benang merahnya selalu ada,” kata Reza, vokalis The Groove di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (17/5).

Bagi Reza, grup pelantun tembang Setapak Sriwedari itu memiliki rasa berbeda dibandingkan grup lainnya. Dari segi musikalitas dan penampilan, mereka selalu melakukan eksplorasi di luar zona nyaman.

“Mereka selalu eksplorasi mencoba hal baru yang di luar kenyamanan musik yang mereka jalanin. Saya sangat jarang suka artis lokal tapi bukan berarti artis lokal jelek. Nah salah satunya saya suka Maliq & D’Essentials,” ucap Reza.

Reza, secara pribadi menyatakan bahwa ia sering kali menikmati performance grup yang digawangi Angga Puradiredja Dkk itu. Bahkan sebelum mereka masuk ke dapur rekaman dan masih menjadi band cafe, Reza sering menikmati penampilan mereka secara langsung.

“Jaman reguler di cafe mereka kan bawain musik RnB, Soul. Saya suka karena kebetulan saya suka musik begitu. Dulu sering nonton Maliq & D’Essentials sebelum rekaman. Saya suka repertoar Maliq & D’Essentialsdi cafe,” tukas Reza.

(red/uhammad/irmansyah/MF)

loading...

Comments

comments!