Pembunuhan Karyawati Pabrik, Begini Jeritan Hati Ibu Eno

redaksi.co.id - Pembunuhan Karyawati Pabrik, Begini Jeritan Hati Ibu Eno Mahpudoh, ibu Eno Pahirah, 19 tahun, meminta pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anaknya dihukum seberat-beratnya."Pakai hukum, kalau...

19 0

redaksi.co.id – Pembunuhan Karyawati Pabrik, Begini Jeritan Hati Ibu Eno

Mahpudoh, ibu Eno Pahirah, 19 tahun, meminta pelaku pemerkosaan dan pembunuhan anaknya dihukum seberat-beratnya.”Pakai hukum, kalau dipenjara keenakan pelaku. Hukuman mati, pinginnya kalo bisa mah gitu!” kata Mahpudoh, saat ditemui Tempo di rumahnya Jalan Puser, RT 12 RW 3, Kampung Bangkir, Desa Pegandikan, Lebak Wangi, Serang, pada Jumat 20 Mei 2016.

Mahpudoh mengatakan, dirinya masih belum bisa terima perlakuan tiga orang yang telah membunuh anak keempatnya itu. Menurut dia, para pelaku harus merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga Eno saat ini, seperti diberi hukuman badan atau dirajam. “Kalau bisa jangan langsung mati, tapi dirajam dulu. Itu yang pantes buat para pelaku. Biar dia ngerasain seperti apa luka ibu dan bapak,” ujar Mahpudoh.

Dengan begitu, Mahpudoh berharap, kasus yang menimpa anaknya itu bisa menjadi pelajaran agar tidak ada kasus serupa lagi. “Sakit, sedih rasanya, apa-apa perempuan yang dirugiin. Sekarang ibu ngalamin sendiri anak ibu jadi korban. Biar jadi contoh yang lain, biar jera, biar gak ada kejadian kaya gitu lagi,” kata Mahpudoh.

Eno Pahirah tewas dalam kondisi mengenaskan setelah diperkosa tiga orang yaitu RA, 15 tahun, Rahmat Arifin alias Arif (23), dan Imam Harpiadi (23) pada Jumat pekan lalu lalu. Ia ditemukan di kamar di Kompleks Pergudangan 8 Blok DV, Kosambi, Dadap, Tangerang. Ia tewas lantaran menerima kekerasan seksual dan kekerasan lain. NIKOLAUS HARBOWO

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!