Hasyim Muzadi Berharap Gontor Bisa Bikin Google Islam

222

redaksi.co.id – Hasyim Muzadi Berharap Gontor Bisa Bikin Google Islam

Kyai Hasyim Muzadi bertutur dengan gayanya yang khas, kopiah hitam di kepala, mengenakan kaos berkerah dan tentu saja tak ketinggalan memakai sarung. Duduk santai di atas kursi kayu sambil mengangkat kaki kirinya, beliau menuturi para yuniornya alumni Pondok Modern Gontor.

Bertempat di Pesantren Al Hikam, Beji, Bogor, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), itu menerima rombongan Panitia Sujud Syukur menyambut 90 Tahun Gontor yang sedang bersilaturrahmi sekaligus meminta Hasyim Muzadi berceramah di acara yang akan digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (28/5/2016) nanti.

Ada banyak hal menarik disampaikan Kyai Hasyim ketika menerima panitia sujud syukur. Sebagai tokoh yang pernah nyantri di Pondok Modern Gontor, beliau paham betul bahwa almamaternya itu adalah sebuah lembaga pendidikan Islam besar yang selalu melahirkan para inovator.

Beliaupun berharap Gontor yang sudah berusia 90 tahun terus tampil sesuai dengan kebutuhan zaman terutama di era digital seperti sekarang ini dimana informasi mayoritas bersumber dari Google.

“Saya berharap Gontor bisa membuat Google Islam, sekarang ini kita sudah dikalahkan di bidang opini dan persepsi,” kata Kyai Hasyim.

Menurut Kyai Hasyim, segala perkembangan teknologi yang ada saat ini adalah milik generasi yang lain, generasi lama telah menunaikan kewajibannya.

“Dibutuhkan penulis dan pemikir yang bisa mengadvokasi Islam, yang menampilkan Islam sebagai unggulan. Jangan lantas dibantu kemudian ikut pada keinginan yang membantu, dibantu perutnya mati akalnya,” tambahnya.

Untuk merealisasikan itu, Kyai Hasyim meminta generasi Islam saat ini tidak ketinggalan informasi kekinian. Dan terus bekerja keras tanpa bosan-bosannya menuntut ilmu serta mengembangkan ilmu-ilmu tersebut.

“Saat ini ummat Islam butuh ilmu bantu untuk mengaktualisasikan Islam di ranah keilmiahan dan empiris. Kelemahan para kiyai saat ini, belum well inform terhadap keadaan yang terjadi. Ayat hanya sebatas ritual, contoh, Surat Yasin; seakan bukan merupakan surat kehidupan. Fungsi agama dalam ilmu adalah agar orang yang berilmu bertanggung jawab dengan keilmuannya,” ujarnya.

Menurut pandangan Hasyim Muzadi, saat ini eksistensi ummat Islam belum terlalu nampak di dunia. Namun serangan tidak terbendung. “Maka ummat Islam membutuhkan pembelaan (advokasi) dalam kapasitas global. Saat ini intelek lebih tertarik pada birokrasi, gambaran ummat Islam saat ini ‘Wajadilhum billati hiya aqbah’,”

Hasyim Muzadi diagendakan hadir pada acara Sujud Syukur menyambut 90 tahun Gontor di masjid Istiqlal. Selain Hasyim Muzadi, beberapa tokoh dari alumni Pondok Modern Gontor seperti Din Syamsuddin, Lukman Hakim Syaefuddin, Hidayat Nur Wahid juga akan hadir. Sujud syukur akan dipimpin Pimpinan Pondok Modern Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

loading...

Comments

comments!