Jadi Sorotan di Java Jazz 2016, Diastika Lokesworo Lempar Album

redaksi.co.id - Jadi Sorotan di Java Jazz 2016, Diastika Lokesworo Lempar Album Penikmat musik jazz tanah air yang menjadi saksi gelaran Java Jazz Festival 2016banyak yang...

19 0

redaksi.co.id – Jadi Sorotan di Java Jazz 2016, Diastika Lokesworo Lempar Album

Penikmat musik jazz tanah air yang menjadi saksi gelaran Java Jazz Festival 2016banyak yang menyorot aksi panggung seorang wanita cantik di hari kedua gelaran tersebut. Kala itu, penyanyi muda ini beradu kemampuan dengan musisi senior Yance Manusama dan Otti Jamalus.

Ya, wanita itu adalah Diastika Lokesworo atau akrab disapa Dias. Kemampuannya memang telah membuat seorang Yance Manusama rela mencurahkan kapasitasnya. Kali ini bukan di panggung, karena kerjasama mereka berlanjut ke album bertitel Dias.

Di album perdana ini, Dias menyuguhkan 9 karya apik ciptaannya yaitu Fire, Dreamer, Jatuh, Under The Influence, Should Have Told You, LA, Man, Are You Fine? dan Take Me Whole. Single Fire sendiri sudah lama dirilis, sedangkan berbarengan dengan rilis album, Dias melempar Jatuh sebagai single kedua.

“Sungguh tak bisa dibayangkan ketika seorang senior dalam musik jazz bisa memberikan sentuhan yang aku inginkan. Aku yang sedikit tahu tentang musik, langsung tak bisa berkata apa-apa. Terimakasih om Yance,” kata Dias di Motion Blue, Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/5).

Penggarapan album ini diakui sangat butuh perjuangan. Dias yang masih menuntut ilmu di Southern California Institute of Architecture, Amerika Serikat harus berkomunikasi jarak jauh dengan Yance Manusama sebagai music director.

“Karena aku di Los Angeles dan om Yance di Indonesia jadi kita komunikasi lewat dunia maya, tapi kita profesional, meksipun di sini malam sedangkan di sana siang, dan sebaliknya,” lanjut penyanyi 11 April 1994.

Cheetah, begitu Dias mengibaratkan dirinya ketika memilih meluncurkan album jazz yang memiliki nuansa spirit reggae, rock ‘n blues, dan pop-jazz. Menekuni pendidikan di bidang arsitektur tak membuatnya kehilangan profesionalistas kala terjun ke hingar bingar entertainment.

“Aku gak mau setengah-setengah. Melalui musik, aku ingin pesan yang aku ingin sampaikan bisa diterima masyarakat. Dan lagu-lagu saya di album ini adalah pesan bermotivasi untuk menjadi lebih baik,” tandas Dias yang kerap manggung di kafe-kafe jazz Amerika.

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!