Gagal Delapan Kali di Final, Akhirnya Denmark Raih Piala Thomas

redaksi.co.id - Gagal Delapan Kali di Final, Akhirnya Denmark Raih Piala Thomas Tim Thomas Indonesia harus mengakui kekalahan dan merelakan Denmark untuk menjuarai Piala Thomas untuk...

8 0

redaksi.co.id – Gagal Delapan Kali di Final, Akhirnya Denmark Raih Piala Thomas

Tim Thomas Indonesia harus mengakui kekalahan dan merelakan Denmark untuk menjuarai Piala Thomas untuk pertama kalinya. Di partai penentuan, Ihsan Maulana Mustofa dikalahkan Hans Kristian Vittinghus dengan 14-21 dan 7-21 dalam babak final Piala Thomas 2016 di Kunshan, Cina, Ahad (22/5).

Hans terus mendominasi permainan sejak awal gim pertama. Meski sempat tertinggal, Ihsan tiga kali menyamai perolehan angka Hans dengan 5-5, 10-10 dan 11-11. Namun Hans tampil konsisten dengan serangan yang tajam dan pertahanan yang ketat. Hans memenangkan gim pertama dengan 15-21.

Pada gim kedua, Hans tetap melancarkan serangan-serangannya yang tak bisa ditandingi Ihsan. Perolehan angka Ihsan terus tertinggal dari 1-5, 4-7 dan 5-11 di paruh gim kedua. Perolehan angka Hans semakin jauh dan tak terkejar dengan 7-15 dan memenangkan pertandingan dengan 7-21.

Dengan kemenangan ini, Denmark pun meraih Piala Thomas untuk pertama kalinya. Usai Hans memastikan kemenangannya, seluruh anggota tim Thomas Denmark pun turun ke lapangan dan merayakan kemenangan mereka. Terlihat beberapa anggota tim seperti Viktor Axelsen yang tak kuasa menahan tangisnya.

Sedangkan ekspresi sedih diperlihatkan tim Thomas Indonesia. Ihsan yang gagal menjadi penentu kemenangan hanya bisa menutup wajahnya dengan handuk usai bertanding.

Begitu pun dengan anggota tim Indonesia di tribun penonton, hanya bisa bersedih melihat kekalahan timnya melawan Denmark.

Sebelumnya Denmark telah delapan kali maju ke babak final, namun kandas dan harus puas menjadi runner up. Denmark melaju ke babak final pada Piala Thomas, 1949, 1955, 1964, 1973, 1979, 1996, 2004 dan 2006.

Di final yang kesembilan kalinya, Denmark akhirnya berhasil membawa pulang Piala Thomas ke negaranya.

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!