Bareskrim Polri Pelajari Laporan Lion Group terhadap Kemenhub

99

redaksi.co.id – Bareskrim Polri Pelajari Laporan Lion Group terhadap Kemenhub

Bareskrim Polriakan segera memproses laporan dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Suprasetyo kepada Lion Group. Laporan yang dibuat Lion Group itu menyusul diputuskannya pembekuan terhadap Ground Handling.

“Mekanismenya kalau ada laporan ya kami terima dan dipelajari unsur-unsurnya baru dilakukan langkah lanjutan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Dijelaskan Agus, ada dua laporan lainnya yang dibuat oleh Lion Group.Menurut dia, laporan sudah diterima penyidik Bareskrim pada Senin 16 Mei 2016 lalu.

“Laporannya sudah kami terima, itu ada tiga laporannya. Masalah pilot atau kru kemudian Lion melaporkan Dirjen Perhubungan Udara soal penyalahgunaan wewenang,” ucap Agus.

Sebelumnya, Presiden Lion Group, Edward Sirait menegaskan akan melawan sanksi yang diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Sanksi itu antara lain pembekuan rute baru selama enam bulan dan izin ground handling oleh PT Lion Group. Pembekuan rute baru itu diberikan setelah adanya insiden mogok pilot Lion Air dan berimbas pada keterlambatan jadwal penerbangan maskapai tersebut.

Dengan adanya putusan itu, alhasil Lion Group melaporkan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Suprasetyo ke Bareskrim Polri pada 16 Mei 2016 dengan tanda bukti lapor TBL/367/V/2016/Bareskrim. Pelaporan tersebut dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan melakukan atau tidak melakukan sesuatu sebagaimana dimaksud dalam pasal 421 dan 335 KUHP.

(red/ijayanto/W)

loading...

Comments

comments!