Curhat Menteri Darmin: 70 Persen Isi WhatsApp Saya Rumpi

redaksi.co.id - Curhat Menteri Darmin: 70 Persen Isi WhatsApp Saya Rumpi Dalam acara Road to Digital Economy 2020, Kamis, 2 Juni 2016, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin...

22 0

redaksi.co.id – Curhat Menteri Darmin: 70 Persen Isi WhatsApp Saya Rumpi

Dalam acara Road to Digital Economy 2020, Kamis, 2 Juni 2016, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution sempat curhat mengenai banyaknya pesan di aplikasi instant messaging WhatsApp miliknya.

Menurut Darmin dalam sehari ratusan pesan baru masuk ke telepon pintar miliknya. “Dari 250-an pesan yang masuk ke handphone saya, 70 persen itu rumpi. Budaya bangsa kita memang begitu, senangnya yang ringan-ringan,” kata mantan Gubernur Bank Indonesia itu di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Kelakar Darmin pun disambut tawa oleh para hadirin.

Pria kelahiran Tapanuli ini pun harus membersihkan pesan-pesan yang masuk setiap dalam perjalanan pulang dari kantornya. “Kalau kita keluar (dari grup WhatsApp ), pasti orang marah. Jadi, setiap hari saya harus membersihkan chatting ,” ujar Darmin. Namun, Darmin mengatakan tidak semua isi dari pesan-pesan WhatsApp yang masuk ke ponselnya itu hanyalah hal-hal yang remeh-temeh. “Memang ada yang curhat, melampiaskan frustasi, tapi ada juga yang substansial dan pantas dibaca,” kata pria berusia 67 tahun itu sembari tersenyum.

Dalam kesempatan itu, mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut juga memuji para pengembang aplikasi asli Tanah Air yang mulai bermunculan. Menurut Darmin, anak-anak muda Indonesia memiliki bakat untuk menciptakan sebuah software . “Jadi, mereka tidak perlu meniru bangsa lain untuk bekerja di pabrik atau industri,” katanya.

Namun, pemerintah perlu mengambil inisiatif untuk mensosialisasikan serta mengembangkan software . “Urusan software , aplikasi, e – commerce , dan lain sebagainya harus ada sosialisasi. Jangan senang dulu karena jumlah handphone di negara kita lebih banyak daripada jumlah penduduk kita,” kata alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu. ANGELINA ANJAR SAWITRI

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!