Kenapa Kita Sering Digigit Nyamuk?

75

redaksi.co.id – Kenapa Kita Sering Digigit Nyamuk?

Lupakan ular, ikan hiu, dan singa. Ancaman terbesar bagi para pelancong yang biasa berwisata ke alam liar, khususnya di negara-negara tropis, adalah nyamuk. Sekitar 20 persen dari manusia di muka bumi ini sangat menarik minat nyamuk dan secara konsisten digigit nyamuk dibandingkan yang lainnya.

Ilmuwan memiliki sejumlah opini mengenai kenapa sebagian dari kita sangat rentan terhadap serangan serangga tersebut. Juru bicara Consultant Dermatologist and British Skin Foundation, Dr Anjali Mahto, mengungkapkan secara pasti sejumlah faktor yang menyebabkan nyamuk tertarik kepada manusia tertentu.

Golong Darah Orang darah O dua kali lebih sering menjadi sasaran gigitan nyamuk dibandingkan yang bergolongan darah A. Sementara mereka yang bergolongan darah B berada di antaranya. Karbondioksida Jika kita mengeluarkan mengeluarkan lebih banyak gas karbondioksida, misalnya di ruang yang berisi lebih banyak orang, kita akan lebih berpeluang digigit nyamuk.

Metabolisme Olahraga bisa meningkatkan asam laktat yang membuat kita lebih rentan terhadap gigitan nyamuk. Faktor-faktor genetik kemungkinan besar juga ikut berperan dalam komposisi zat yang secara alami dikeluarkan oleh tubuh kita.

Perempuan Hamil Ini jelas karena perempuan hamil lebih banyak mengeluarkan gas karbondioksida dan memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi.

Memakai Pakaian Berwarna Gelap Nyamuk sangat tertarik kepada warna-warna gelap seperti hitam dan biru donker karena serangga ini mengandalkan penglihatan dan penciuman untuk menemukan sasarannya.

THE SUN | A. RIJAL

(red/iti/mi/anik/SUH)

loading...

Comments

comments!