Hakim PTUN: Tak Ada Kepentingan Umum dalam Reklamasi

redaksi.co.id - Hakim PTUN: Tak Ada Kepentingan Umum dalam Reklamasi Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Adhi Budi Sulistyo akhirnya memenangkan gugatan nelayan atas...

9 0

redaksi.co.id – Hakim PTUN: Tak Ada Kepentingan Umum dalam Reklamasi

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Adhi Budi Sulistyo akhirnya memenangkan gugatan nelayan atas izin reklamasi di Pulau G.

Menurut dia, ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan dalam putusan kali ini.

“Tidak ada kepentingan umum dalam reklamasi,” ujar dia di PTUN Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016.

Adhi menjabarkan bahwa reklamasi tidak bersifat mendesak untuk kepentingan masyarakat luas.

Tidak hanya itu, ia menilai tidak sahnya izin reklamasi terhadap PT Muara Wisesa Samudra yang menjadi perusahaan pengembang di proyek reklamasi Pulau G.

Alasan itu juga didasarkan pada tidak dicantumkannya peraturan pengelolaan wilayah pesisir atau tidak ada rencana zonasi kawasan pesisir.

Selain secara prosedural, Adhi menilai reklamasi memiliki dampak lingkungan yang buruk. Material-material yang ada di proyek reklamasi berpotensi merusak ekosistem laut.

Untuk penyusunan analisis dampak lingkungan juga tidak melibatkan partisipasi para nelayan.

Meski begitu, putusan hakim ini bersifat sementara. Pihak tergugat berencana akan mengajukan banding terhadap putusan ini.

Adhi menilai dampak reklamasi cukup tinggi hingga berpotensi menaikkan permukaan air laut sekitar 10 cm. Sebaran material urugan pun akan mencemari biota laut. “Akan lebih besar potensi kerusakannya,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional (KNTI) Jakarta Kuat Wibisono mengatakan pihaknya akan memberikan hasil putusan tersebut kepada pemerintah pusat.

Langkah ini untuk menguatkan agar pemerintah juga segera mengambil tindakan penghentian reklamasi tidak hanya di Pulau G saja. Kuat menilai kemenangan atas gugatan mereka menjadi awal perjuangan untuk menolak reklamasi pada pulau-pulau lainnya.

Ia menilai perjuangan menolak reklamasi hingga sembilan bulan tidak sia-sia. “Ini adalah kemenangan rakyat, nelayan,” kata dia. DANANG FIRMANTO

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!