Polisi Selidiki Keluarga Bocah yang Jatuh di Kandang Gorila

72

redaksi.co.id – Polisi Selidiki Keluarga Bocah yang Jatuh di Kandang Gorila

Orang tua bocah tiga tahun yang terjebak di kandang gorila di Kebun Bintang Cincinnati akan diselidiki polisi. Penyelidikan polisi dilakukan menyusul orang tua itu dianggap lalai menjaga anaknya sehingga membuat petugas terpaksa membunuh hewan dilindungi itu untuk menyelamatkan sang bocah.

Penyidik mengatakan bahwa mereka hanya akan memfokuskan perhatian mereka pada tindakan orang tua dan keluarga yang mengarah ke insiden pada akhir pekan lalu itu. Penyidikan tidak dilakukan kepada petugas keamanan Kebun Binatang Cincinnati yang menembak mati Harambe, nama gorila seberat 200 kg itu. “Kami akan meninjau fakta-fakta dari kasus tersebut,” kata Departemen Kepolisian Cincinnati dalam satu pernyataan di Twitter.

Pernyataan polisi pada Selasa, 31 Mei waktu setempat, yang manyatakan akan membawa kasus tersebut ke dalam urusan pidana kini mengejutkan publik. Awalnya polisi menyatakan bahwa tidak akan menuntut siapapun dalam kasus kematian gorila berusia 17 tahun tersebut. “Setelah penyelidikan, mereka menyimpulkan dan berunding dengan kantor kami dan muncul tuduhan kriminal,” kata Jaksa Hamilton County, Joseph Deters dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, polisi juga memverifikasi usia sebenarnya anak yakni 3 tahun. Laporan sebelumnya mengatakan anak itu berusia 4 tahun. Dukungan untuk membawa insiden tersebut ke ranah hukum, telah digalakan sejak peristiwa itu terjadi Ahad lalu.

Para penggiat hak-hak hewan, membuat petisi di change.org menarik lebih dari 500.000 tanda tangan menuntut “Keadilan untuk Harambe”, dan menyoroti kelalaian sang ibu yang seharusnya menjaga si bocah. CNN|INDIAN EXPRESS|YON DEMA

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

loading...

Comments

comments!