Mourinho, Langkah Instan Manchester United

redaksi.co.id - Mourinho, Langkah Instan Manchester United Manchester United (MU) benar-benar membuktikan jati diri sebagai klub penuh ambisi untuk kembali ke masa kejayaan dinasti Sir Alex...

34 0

redaksi.co.id – Mourinho, Langkah Instan Manchester United

Manchester United (MU) benar-benar membuktikan jati diri sebagai klub penuh ambisi untuk kembali ke masa kejayaan dinasti Sir Alex Ferguson yang mulai usang dalam tiga tahun terakhir. Tanpa ampun memecat David Moyes meski baru delapan bulan berkerja 2014 silam, tangan dingin para petinggi United kembali beraksi.

Bahkan lebih sadis. 25 bulan kemudian Louis van Gaal yang sukses memberikan trofi Piala FA dalam dua tahun perjalanannya sebagai nahkoda tim turut didepak. Alasannya, MU dianggap tak juga kembali ke level tertinggi meski sadar Van Gaal masih fokus membangun pondasi.

Usai memberhentikan sang meneer yang masih punya kontrak satu tahun, manajemen MU dipimpin Vice Chairman, Ed Woodward, lalu mendatangkan Jose Mourinho. Catatan pelatih kaya pengalaman dan prestasi di Eropa ini memang menggiurkan.

Tak pernah sekalipun tim yang ditanganinya keluar dari posisi tiga besar selama 14 tahun menjadi juru taktik. Dari perjalanan 14 tahun berkarier, ada 12 musim yang mampu Mou selesaikan hingga akhir. Sedangkan dua lainnya tidak tuntas karena dipecat Chelsea musim 2007/2008 dan 2015/2016.

Dari 12 musim tersebut, Mou mengantar tim besutannya finis di peringkat pertama alias juara sebanyak delapan kali, tiga runner up, dan satu peringkat ketiga.

Tak ayal pelatih asal Portugal ini pun dianggap paling layak untuk duduk di kursi pelatih MU demi mengembalikan prestasi seperti era Fergie. “Jose sangat jelas, manajer terhebat saat ini. Dia memenangkan banyak trofi di manapun berada,” kata Woodward dikutip dari laman resmi MU, Sabtu (28/5).

Komentar yang Woodward ungkapkan kurang lebih sama dengan apa yang mayoritas pendukung United pikirkan. Mendapatkan pelatih kaya prestasi seperti Mou bagaikan sebuah jaminan hadirnya trofi.

Tapi tak sedikit yang mengomentari miring maksud United mendatangkan Mou yang dikontrak dengan durasi tiga tahun itu. Legenda Belanda, Edgar Davids contohnya. Dia mengutarakan pernyataan masuk akal dengan menilai perekrutan pelatih 53 tahun itu sebagai langkah instan MU meraih gelar.

Bila berbicara perubahan permainan yang lebih menyerang dan menghibur, sebenarnya siapapun sudah paham, Mou merupakan penganut strategi parkir bus dengan konsep taktik ultradefensif. Sehingga, berharap permainan pasukan Setan Merah di lapangan dapat lebih atraktif atau bahkan mendekati standar ala Fergie adalah sebuah ketidakniscayaan.

“United menginginkan trofi dan memang Mourinho sangat tepat, tapi soal permainan indah menyerang saya pikir Mou bukan solusi jangka panjang untuk meraih itu,” ujar Davids dikutip dari the Telegraph.

Tentang instan meraih prestasi inilah yang jadi kecemasan akan kedatangan Mou. Mengingat, sosok pelatih yang membawa Inter Milan meraih triple gelar 2010 silam ini terkenal hanya ingin pemain ‘jadi’ di skuatnya. Sejak di Porto, Mou tak pernah akrab dengan yang namanya mengorbitkan pemain muda.

Masalahnya, saat ini United punya banyak pemain belia berpotensi yang sudah unjuk kebolehan di bawah kepemimpinan van Gaal. Seperti Timothy Fosu Mensah, Jesse Lingard, Cameron Borthwick-Jackson, hingga duo fenomenal Marcus Rashford, dan Anthony Martial.

Kekhawatiran akan didepaknya para pemain muda demi memenuhi target kemenangan inilah yang jadi momok tersendiri dari kedatangan seorang Mou. Gelagat akan terpinggirkannya para penggawa masa depan ini sudah terlihat dari masifnya rumor transfer pemain gaek Zlatan Ibrahimovic.

Sukar meraba seperti apa kekuatan United musim depan mengingat sebenarnya Mou pun sempat berantakan memimpin Chelsea sebelum dipecat. Uniknya, Mou yang tak membuat juara bertahan seperti the Blues terpuruk di Liga Primer Inggris beberapa bulan lalu hingga didepak, kini justru punya misi berat untuk membangunkan MU dari tidur panjangnya. Sebuah tugas yang bila dipikir dengan akal sehat, tentu berkali-kali lipat sulitnya ketimbang menangani tim yang sudah jelas punya komposisi juara seperti Chelsea pada musim 2015/2016.

Profil Jose Mourinho

Nama Lengkap: Jos Mrio dos Santos Mourinho Flix

Lahir: Setubal, 26 Januari 1963

Karier Kepelatihan:

2000 Benfica

20012002 Unio de Leiria

20022004 Porto

20042007 Chelsea

20082010 Inter Milan

20102013 Real Madrid

20132015 Chelsea

2016 Manchester United

Gelar-Gelar yang Pernah Diraih Jose Mourinho

Porto

Primeira Liga: 2002/2003, 2003/2004

Taa de Portugal: 2002/2003

Supertaa Cndido de Oliveira: 2003

Liga Champions: 2003/2004

Piala UEFA: 2002/2003

Chelsea

Liga Primer: 2004/2005, 2005/2006, 2014/2015

Piala FA: 200607

Piala Liga Inggris: 2004/2005, 2006/2007, 2014/2015

Community Shield: 2005

Inter Milan

Seri A: 2008/2009, 2009/2010

Coppa Italia: 2009/2010

Supercoppa Italiana: 2008

Liga Champions: 2009/2010

Real Madrid

La Liga: 2011/2012

Copa del Rey: 2010/2011

Supercopa de Espaa: 2012

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!