Pengembang Ditantang Bikin Aplikasi Distribusi Bahan Pokok

68

redaksi.co.id – Pengembang Ditantang Bikin Aplikasi Distribusi Bahan Pokok

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan terdapat peluang yang sangat besar bagi para pembuat aplikasi telepon pintar untuk menciptakan sebuah software yang terkait dengan jaringan distribusi dan perdagangan.

Menurut Darmin, area tersebut merupakan salah satu area yang masih lemah dan kurang efisien.

“Kenapa harga kebutuhan pokok mahal? Karena jaringan distribusinya panjang dan ruwet. Sekarang pun, saat harga-harga naik, kita menyalahkan itu. Nah area ini sangat mudah untuk dimasuki,” kata Darmin dalam acara Road to Digital Economy 2020 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juni 2016. Jaringan yang mahal dan panjang itu, menurut Darmin, dapat digantikan dengan sebuah jaringan yang mudah dan efisien, yakni melalui aplikasi.

“Apa yang bisa pemerintah buat supaya masyarakat bisa memanfaatkannya? Ada platform nggak yang mesti dibuat oleh pemerintah sehingga orang kalau memakai aplikasi itu menjadi mudah?” ujarnya. Dengan aplikasi tersebut, tutur Darmin, petani dan pedagang perantara di daerah manapun dapat memanfaatkannya sehingga lebih mudah untuk bertemu. “Penting itu, supaya kalau petaninya panen dan dia masuk ke aplikasi itu, dia tahu ini dia nih pedagang pengumpulnya,” katanya. Aplikasi itu, menurut Darmin, juga harus memuat alamat dan nomor telepon petani ataupun pedagang yang bersangkutan.

“Petaninya bisa telepon, ‘Ini Pak, saya mau panen dua hari lagi. Letaknya di sini, harganya segini.’ Kalau deal, dua hari lagi datang. Kalau tidak, bisa ke daftar pembeli yang kedua, ketiga, dan seterusnya. Itu bisa mengangkat posisi tawar petani,” ujar Darmin. ANGELINA ANJAR SAWITRI

(red/hmad/yaiku/AS)

loading...

Comments

comments!