'Upaya' Petinju Manny Pacquiao agar Muhammad Ali Lepas dari Kematian

redaksi.co.id - 'Upaya' Petinju Manny Pacquiao agar Muhammad Ali Lepas dari Kematian Dunia berduka atas meninggalnya Muhammad Ali satu di antaranya petinju Filipina Manny Pacquiao, Sabtu...

25 0

redaksi.co.id – 'Upaya' Petinju Manny Pacquiao agar Muhammad Ali Lepas dari Kematian

Dunia berduka atas meninggalnya Muhammad Ali satu di antaranya petinju Filipina Manny Pacquiao, Sabtu (4/6/2016).

Beberapa jam sebelum Muhammad Ali meninggal, Manny berupaya agar Muhammad Ali terbebas dari kematian.

Sebelumnya tim dokter menyatakan kalau Muhammad Ali sudah dekat dengan kematian.

Manny berharap Muhammad Ali bisa bertahan seperti kiprahnya di ring yang selalu mengalahkan lawan-lawannya.

Upaya Manny mengajak semua pengikutnya di Instagram melalui postingan foto dan tulisan.

“Please keep Muhammad Ali in your thoughts and prayers. With God, all things are possible.”

Demikian tulis Manny di samping foto Muhammad Ali yang ia posting.

Ia mengajak untuk satukan pikiran dalam doa atas sakit yang diderita Muhammad Ali, menurut Manny dalam Tuhan semua memungkinkan.

Semua memungkinkan, apapun itu meski tim dokter sudah menyerah atas kondisi Muhammad Ali.

Namun takdir berkata lain, beberapa jam kemudian akhirnya Muhammad Ali meninggal dunia.

Muhammad Ali meninggal setelah mengalami sesak nafas.

Beberapa tahun setelah pensiun dari petinju Muhammad Ali mengalami degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh.

Atau dikenal dengan sebutan penyakit Parkinson.

Muhammad Ali lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat, 17 Januari 1942.

Meninggal dunia di usia 74 tahun.

Ia hadir di dunia dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr.

Pada tahun 1999, Ali dianugerahi “Sportsman of the Century”oleh Sports Illustrated.

Ali tiga kali menjadi Juara Dunia Tinju kelas Berat.

Ali lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.

Namanya mengikuti nama ayahnya, Cassius Marcellus Clay Sr.

Ali kemudian mengubah namanya setelah bergabung dengan Nation of Islam dan akhirnya memeluk Islam Sunni pada tahun 1975.(*)

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!