Skandal Seks 'Penghancur' Nama Baik Inggris

redaksi.co.id - Skandal Seks 'Penghancur' Nama Baik Inggris Menjadi seorang pejabat tinggi harus ekstra hati-hati dalam berperilaku. Jika tidak, bisa tersandung seperti yang dialami seorang Menteri...

41 0

redaksi.co.id – Skandal Seks 'Penghancur' Nama Baik Inggris

Menjadi seorang pejabat tinggi harus ekstra hati-hati dalam berperilaku. Jika tidak, bisa tersandung seperti yang dialami seorang Menteri di Inggris.

Gara-gara terlibat skandal seksdengan ‘wanita panggilan’, nama baiknya sebagai salah satu petinggi di negaranya pun hancur begitu saja. Bahkan terpaksa harus mengundurkan diri pada 5 Juni 1963.

Adalah Menteri Sekretaris Negara Inggris John Profunoyang terlibat skandal itu. Ia akhirnya mengakui telah berdusta di hadapan parlemen.

Pak Menteri mengaku khilaf atas perbuatannya dalam skandal seksdengan wanita muda usia 21 tahun bernama Christine Keeler.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sangat menyesal. Saya telah membohongi publik, rekan dan parlemen,” ujar Profumo, seperti dimuat BBC on This Day.

Menteri Profumolantas mengirimkan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri

Harold Macmillan. Dan Kepala Pemerintahan itu pun menyetujuinya.

Macmillan menyebut insiden itu, “ini merupakan musibah bagi dia, sahabat dan keluarganya.”

Sebelumnya, sejumlah anggota parlemen mengungkapkan skandal Profumo dengan Keeler, yang kabarnya juga menjalin hubungan dengan atase Kedutaan Besar Rusia di Inggris.

Selain itu, Profumo juga disebutkan membantu mangkirnya Keeler untuk menjadi saksi di sebuah persidangan terkait kasus kepemilikan senjata api warga West Indian. Terkait hal ini, Profumo yang mengurusi Kebijakan Perang Inggris, membantahnya.

“Itu rumor. Saya tidak pernah membantu Keeler terkait kesaksiannya di persidangan,” jelas Profumo, yang saat itu berusia 48 tahun.

Stephen Ward, seorang ahli osteopati (hubungan antara struktur tubuh, tulang, otot, ligament dan jaringan-jaringannya) mengungkapkan bahwa Profumo dan Keeler bertemu di sebuah pesta di Lord Astor’s Berkshire. Kata dia, Profumo langsung tertarik untuk hubungan yang lebih intensif dengan wanita tersebut.

Sejarah lain mencatat pada 5 Juni 1968, senator Amerika Serikat Robert F Kennedy ditembak berkali-kali oleh seseorang dari jarak dekat. Luka yang dialaminya sangat parah, salah satunya mengenai bagian kepala.

Saat itu, senator 42 tahun yang tengah berkampanye tersebut tengah menyapa pekerja hotel dalam kawalan petugas ketika melalui pantry dari Ambassador Hotel. Namun tiba-tiba seorang pria bersenjata yang merupakan imigran Palestina Sirhan Sirhan, melepaskan tembakan dari pistol revolver kaliber 22.

Sementara pada 5 Juni1981, tercatat sebagai momen saat AIDS diakui untuk pertama kalinya.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!