Valentino Rossi Bela Jorge Lorenzo, Salahkan Andrea Iannone

redaksi.co.id - Valentino Rossi Bela Jorge Lorenzo, Salahkan Andrea Iannone Andrea Iannone tetap merasa tak bersalah ketika tabrakan dengan Jorge Lorenzo.Iannone justru menyatakan Lorenzo yang bersalah...

46 0

redaksi.co.id – Valentino Rossi Bela Jorge Lorenzo, Salahkan Andrea Iannone

Andrea Iannone tetap merasa tak bersalah ketika tabrakan dengan Jorge Lorenzo.

Iannone justru menyatakan Lorenzo yang bersalah karena, menurutnya, ada problem dalam pengereman motor pebalap Yamaha yang akan menggantikannya di Ducati mulai 2017 itu.

Sebaliknya, Lorenzo dengan tegas menyatakan Iannone telah melakukan kesalahan besar.

Race Director MotoGP Catalunya telah menyatakan Iannone yang salah.

Akibat vonis itu, Iannone dihukum start dari grid paling belakang pada MotoGP Belanda di Assen, 26 Juni 2016.

Memang sulit menemukan obyektivitas ketika Anda berada di tengah kontroversi.

Bagaimana perspektif para pebalap lain?

Tiga pebalap yang finis di urutan 1-3 MotoGP Catalunya, Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa memberika pendapat mereka.

Rossi, teman dekat Iannone dan dikenal tak suka Lorenzo, memberikan pendapat agak mengejutkan.

Rossi juga mengatakan apa yang seharusnya dilakukan Iannone untuk menghindari tabrakan.

Menurut saya, Iannone telah melakukan kesalahan dalam pengereman,” ucap Rossi, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Sport Rider Magazine, Senin (6/6/2016).

“Jorge (Lorenzo) mampu memperlambat laju motornya dengan lebih baik,” imbuh Rossi.

Rossi lalu mengungkapkan apa yang seharusnya dilakukan Iannone.

“Siapa pun bisa melakukan kesalahan,” kata Rossi.

“Tapi, mungkin pada saat itu Iannone mestinya berusaha melaju lebih ke luar, bukan ke dalam.”

“Karena Anda muncul dalam satu momen dan harus paham bahwa Anda tak bisa berhenti, sehingga harus coba membelokkan motor ke luar,” lanjut Rossi.

Meski memberi pendapat yang menyalahkan rekan senegaranya itu, Rossi merasa tetap lebih enak diam.

Marquez dan Pedrosa juga mengungkapkan perasaan yang sama.

Menurut mereka, selalu lebih mudah menghakimi apa yang dilakukan pebalap lain dari luar atau pinggir lintasan.

Salah satu hakim luar lintasan itu adalah Race Director, yang telah memvonis Iannone dengan hukuman start dari posisi paling belakang pada MotoGP Belanda di Assen, 26 Juni 2016.

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!