Intip Kekuatan KRI Diponegoro yang Siap Tempur ke Hawaii

redaksi.co.id - Intip Kekuatan KRI Diponegoro yang Siap Tempur ke Hawaii Kapal Republik Indonesia (KRI) Diponegoro-365 mendapat daulat menjalankan misi negara ke Hawaii, Amerika Serikat, 20...

25 0

redaksi.co.id – Intip Kekuatan KRI Diponegoro yang Siap Tempur ke Hawaii

Kapal Republik Indonesia (KRI) Diponegoro-365 mendapat daulat menjalankan misi negara ke Hawaii, Amerika Serikat, 20 Juni hingga 5 Agustus nanti. Di sana, Diponegoro akan bertempur dengan 27 negara lainnya.

Tentu bukan pertempuran sesungguhnya. KRI Diponegoro ditugaskan mengikuti multilateral exercise The Rim of The Pacific (RIMPAC) 2016.

Nah, sebelum berlayar jauh ke negeri orang, Rabu (8/6) kemarin, KRI Diponegoro merapat di Pelabuhan Yos Sudarso, Jayapura, untuk mempersiapkan segala kebutuhan selama pelayaran ke Hawaii.

Diponegoro 365 mengawali pelayarannya dari Dermaga Ujung Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/6) lalu. Rencananya kapal ini akan berada di Kota Jayapura hingga Sabtu (11/6) sebelum melanjutkan pelayarannya ke Hawaii.

Keterlibatan TNI AL dalam RIMPAC ini bukan yang pertama kali. Sejak tahun 2008, TNI AL sudah terlibat dalam kegiatan latihan yang pertama kali digelar sejak tahun 1971 itu.

Sementara buat KRI Diponegoro-365, misi mengikuti RIMPAC 2016 merupakan misi penting kedua setelah pada tahun 2009 kapal perang ini menjadi bagian dari Garuda XXVIII-A yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritim atau Maritime Task Force (MTF), untuk menjalani misi perdamaian PBB di Libanon dari bulan April hingga Oktober.

Cenderawasih Pos yang mendapat undangan dari Lantamal X Jayapura berkesempatan melihat dari dekat kapal yang diproduksi di Belanda tahun 2005 dan memulai tugasnya pada tahun 2007.

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol laut (P) Tunggul langsung mengajak ke anjungan kapal.Dalam perjalanan naik ke anjungan kapal, sejumlah awak kapal terlihat sibuk menjalankan aktivitasnya. Beberapa personel terlihat membersihkan bagian kapal dan ada juga yang mengisi air bersih serta aktivitas lainnya.

Kondisi yang sama juga terlihat di anjungan kapal. Personel TNI AL yang bertugas di anjungan ini terlihat sibuk menjalankan tugasnya masing-masing. Tunggul mengatakan, kapal yang dipimpinnya ini akan bergabung dengan armada angkatan laut dari 27 negara dalam RIMPAC 2016.

KRI Diponegoro membawa pasukan sebanyak 101 personel.

Untuk pelaksanaan pelatihan dimulai tanggal 20 Juni sampai 5 Agustus 2016. Jadi totalnya 35 hari. Tahap pertama selama 14 hari, pelatihan teori, briefing untuk menyamakan prosedur yang akan dilanjutkan untuk tahap selanjutnya. Untuk tahap 2 akan dilakukan selama 21 hari. Seluruh peserta akan mengikuti latihan pertempuran, ungkap Tunggul.

Selain misi ke luar negeri seperti mengikuti RIMPAC 2016 dan misi perdamaian PBB di Libanon tahun 2009, KRI Diponegoro menurut Tunggul telah melaksanakan berbagai misi di dalam maupun di luar negeri sejak memulai tugasnya tahun 2007.

KRI Diponegoro ini menurut Tunggul merupakan kapal milik TNI AL berjenis sigma yang memiliki peralatan persenjataan yang cukup andal. Persenjataan yang dimiliki di antaranya meriam 76 mm yang memiliki fungsi ganda yaitu menembak sasaran di permukaan maupun di udara.

Selain itu, KRI Diponegoro juga memiliki meriam 20 mm yang terdapat di lambung kanan dan kiri kapal, dan memiliki torpedo enam tabung.

Di jajaran TNI AL ada tiga kapal yang jenis dengan KRI Diponegoro yaitu KRI Sultan Iskandar Muda, KRI Sultan Hasanuddin dan KRI Frans Kaisepo. Jadi totalnya ada empat jenis, ucapnya.

Dengan memiliki persenjataan tersebut, KRI Diponegoro menurutnya bisa diandalkan menjaga pertahanan Negara, khususnya di daerah kawasan timur Indonesia. “Kami rencananya berada di Kota Jayapura hingga 11 Juni untuk melanjutkan pelayaran ke Hawai, pungkasnya.(libert manik allo/adk/)

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!