Undang Kritik Keras, Beyonce Salahgunakan Hijab

redaksi.co.id - Undang Kritik Keras, Beyonce Salahgunakan Hijab Hijab adalah salah satu busana wajib yang dikenakan oleh wanita muslim untuk menutup aurat. Namun penggunaan hijab tersebut...

38 0

redaksi.co.id – Undang Kritik Keras, Beyonce Salahgunakan Hijab

Hijab adalah salah satu busana wajib yang dikenakan oleh wanita muslim untuk menutup aurat. Namun penggunaan hijab tersebut ternyata disalahgunakan oleh penyanyi terkenal, Beyonce.

Diva 34 tahun ini telah dituduh tidak menghormati ajaran yang dianut oleh kaum muslim, dimana ia menggunakan hijab dan memadukannya dengan pakaian yang sangat minim. Hal tersebut ia lakukan untuk kepentingan promo musiknya bersama Frank Ocean dalam video klip Superpower.

Dalam video klip tersebut, Beyonce terlihat mengenakan hijab berwarna hitam dan ia membuat hijab tersebut menjadi cadar. Kemudian ia memadukan hijab tersebut dengan crop top yang memperlihatkan payudaranya.

Tak sampai disitu, Beyonce juga mengenakan rok mini yang dipadukan dengan stoking jaring berwarna hitam. Apa yang dilakukan Beyonce ini tentu membuat masyarakat muslim terseinggung, karena telah menyalahgunakan penggunaan hijab.

Kritik keras untuk Beyonce pun datang dari netizen di Twitter. Mengutip ajaran Al-quran kami dan menggunakan niqab (hijab bercadar) bukanlah suatu pernyataan fesyen, Anda bodoh Beyonce, tulis salah satu netizen seperti diwartakan DailyStar. Maaf Beyonce. Mungkin ini bukan cara terbaik bagi perempuan untuk membuat niqab lebih modis, ucap netizen lain.

Beyonce telah menyebut dirinya sebagai feminis modern yang meyakini kesetaraan gender. Saya percaya pada kesetaraan. Kenapa Anda harus memilih tipe wanita seperti apa diri Anda?, kata Beyonce dikutip dari Rolling Stone.

Beyonce juga menjadi salah seorang yang mengkritik kalangan feminis untuk masalah model pakaian wanita yang dianggapnya sebagai suatu bentuk penindasan. Tapi sepertinyaBeyonce tak menyadari apa yang ia kenakan dalam video klipnya tersebut telah dianggap sebagai suatu pelecehan dan menyinggung banyak pihak.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!