Kelompok Militan Al Shabaab Eksekusi Empat Mata-Mata

79

redaksi.co.id – Kelompok Militan Al Shabaab Eksekusi Empat Mata-Mata

Kelompok garis keras al Shabaab mengaku pada Jumat telah mengeksekusi mati empat orang yang diduga mata-mata, termasuk satu orang yang dipenggal karena dituduh memberi informasi ke Amerika Serikat sehingga menyebabkan pembunuhan mantan pemimpin kelompok tersebut.

Kelompok garis keras itu hendak menerapkan hukum syariah dan menggulingkan pemerintahan Somalia yang didukung negara Barat. Al Shabaab diusir dari Mogadishu oleh Kesatuan Tentara Afrika AMISOM pada 2011.

Tahun lalu, kelompok garis keras itu juga didesak ke luar dari basis kekuasaannya di selatan Somalia oleh gabungan pasukan AMISOM dan Tentara Nasional Somalia.

Namun beberapa bulan lalu, kelompok itu meningkatkan serangannya pada pasukan AMISOM, menunjukkan kemampuannya menjalankan aksi penembakan, pengeboman, serta serangan bunuh diri yang menargetkan warga sipil di Mogadishu dan kota lainnya.

Informasi radio al Shabaab, Al Andalus mengumumkan, empat pria dieksekusi mati pada Jumat siang “setelah mereka terbukti bekerja sama dengan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), Kenya, dan Somalia.”

“Mereka dieksekusi secara terbuka di lapangan desa Bula Fulay di kawasan Bay,” kata Al Andalus merujuk tempat di selatan Somalia.

Ahmed Nur, seorang penduduk lokal menerangkan via telepon bahwa wilayah itu telah diminta al Shabaab untuk mengadakan perkumpulan. “Kami mengira sedang ada ceramah, tetapi kami menyaksikan tiga pria ditembak mati dan satu sisanya dipenggal di depan warga,” ujarnya.

Berdasarkan siaran radio, pria yang dipenggal bernama Mohamed Aden Nur, 26 tahun. Ia diduga “bekerja sama dengan CIA” dan memfasilitasi eksekusi mantan pemimpin al Shabaab yang terbunuh oleh serangan senjata tanpa awak (drone) pada 2014.

Pria lain yang dieksekusi, Muhaydin Hiraab Ahmed, 27 tahun, dituduh melakukan aksi spionase untuk CIA dan negara tetangga Somalia, Kenya, juga membantu pembunuhan mantan pemimpin kelompok garis keras itu Adnan Garaar.

Garaar yang diduga merancang serangan mematikan Mall Westgate di ibukota Kenya, Nairobi, juga terbunuh oleh serangan senjata tanpa awak AS pada 2015.

(red/andhi/urhartanto/SN)

loading...

Comments

comments!