Keju Ini Kunci Berumur Panjang, Kok Bisa?

66

redaksi.co.id – Keju Ini Kunci Berumur Panjang, Kok Bisa?

Keju tua ini berjamur, berwarna biru, dan berbau tajam. Namun keju Roquefort ini diyakini memegang kunci umur panjang dan kesehatan. Untuk mengetahui apakah keju tersebut benar-benar memiliki manfaat kesehatan, para peneliti dari sebuah perusahaan bioteknologi di Inggris menguji keju kebanggaan Prancis itu.

Sebagaimana produk olahan susu lain, keju diketahui memiliki kandungan lemak dan sodium yang tinggi. Tapi Roquefort tampaknya punya kemampuan anti-peradangan. Senyawa anti-peradangan dalam keju berjamur ini dapat bekerja dengan baik pada lingkungan asam, seperti di dalam saluran pencernaan manusia.

Bukan hanya baik bagi saluran cerna, keju biru ini dapat membantu memperlambat arthritis dan memperlambat munculnya tanda penuaan, seperti selulit. Berdasarkan temuan itu, peneliti perusahaan bioteknologi Lycotech di Cambridge berharap senyawa anti-peradangan dalam keju Roquefort kelak dapat diekstraksi untuk menciptakan obat memerangi penyakit kardiovaskuler atau sebagai krim anti-penuaan dan produk kosmetik lain.

Penemuan tim ilmuwan itu mungkin dapat menjelaskan apa yang disebut “French Paradox”, yang membuat bingung peneliti kesehatan selama bertahun-tahun. Meski menu makanannya kaya lemak, sodium, alkohol, dan semua jenis makanan yang dilarang dokter, orang Prancis memiliki kesehatan terbaik di Eropa.

“Observasi mengindikasikan, konsumsi anggur merah saja tak bisa menjelaskan paradoks itu, dan mungkin ada bahan pangan lain dalam pola makan Prancis yang bertanggung jawab menurunkan tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskuler,” ujar tim peneliti yang dipimpin Ivan Petyaev dan Yuriy Bashmakov. “Kami berhipotesis bahwa konsumsi keju, terutama jenis berjamur, mungkin berkontribusi pada French Paradox ;.” LIVESCIENCE | AMRI MAHBUB

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

loading...

Comments

comments!