Pelatih Kroasia Sebut Suporternya Teroris

redaksi.co.id - Pelatih Kroasia Sebut Suporternya Teroris Pelatih Kroasia, Anti Cacic, menyayangkan insiden yang dilakukan suporter timnya saat melawan Republik Cek. Dia menyebut pelaku keributan itu...

35 0

redaksi.co.id – Pelatih Kroasia Sebut Suporternya Teroris

Pelatih Kroasia, Anti Cacic, menyayangkan insiden yang dilakukan suporter timnya saat melawan Republik Cek. Dia menyebut pelaku keributan itu sebagai teroris olahraga.

Selepas pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu, Cacic mengatakan bahwa para pelaku itu bukanlah suporter Kroasia sejati. Dia pun berharap aparat keamanan dapat mengidentifikasi para pelaku dan memberikan mereka hukuman.

“Saya harap mereka bisa diidentifikasi dan mendapat hukuman. Saya juga berharap Asosiasi Sepak Bola Kroasia bisa mencegah hal ini terjadi tetapi hal seperti ini sangat sulit dihindari,” ujarnya.”Para pelaku itu penakut, karena itu saya memanggil mereka hooligans. Mereka bukan suporter Kroasia sejati. Mereka adalah teroris sepak bola. Yang pasti, negara kami tak ingin memiliki masalah dengan para hooligans itu.”

Sejumlah suporter Kroasia menyalakan kembang api dan melemparkannya ke tengah lapangan pada menit ke-85. Insiden itu terjadi pada saat Kroasia unggul 2-1. Secara tiba-tiba kepulan asap disertai kembang api yang masih menyala merangsek ke sisi sebelah kiri gawang Republik Cek.

Letusan pun sempat terdengar dari kembang api itu dan membuat perangkat pertandingan yang mencoba mengamankan menjauh. Kejadian itu membuat laga sempat tertunda selama 4 menit.

Sejumlah pemain Kroasia sempat mendekati tribun penonton untuk meredakan emosi suporternya karena mereka kebobolan setelah sempat unggul 2-0. Wasit terlihat sempat berkonsultasi dengan pengawas pertandingan dan memutuskan pertandingan terus berjalan.

Tak hanya itu, di tribun penonton, keributan pun terjadi antar suporter Kroasia sendiri. Sejumlah pria terlihat saling baku hantam. Tak jelas penyebab keributan itu. Cacic mengatakan bahwa ulah segelintir orang itu membuat malu Kroasia dan suporternya di hadapan masyarakat Eropa. “Pemain kami sangat sedih. Mereka sangat bangga menggunakan kostum Kroasian dan sangat sedih dengan kejadian itu setelah menjalani pertandingan yang indah,” ujarnya. BBC|FEBRIYAN

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!