Mengapa Hooligans Kroasia Lempar Flare Ke Lapangan?

redaksi.co.id - Mengapa Hooligans Kroasia Lempar Flare Ke Lapangan? Yang dilakukan hooligans Kroasia saat laga melawan Republik Ceko, dengan melempar flare ke lapangan, bukanlah aksi yang...

24 0

redaksi.co.id – Mengapa Hooligans Kroasia Lempar Flare Ke Lapangan?

Yang dilakukan hooligans Kroasia saat laga melawan Republik Ceko, dengan melempar flare ke lapangan, bukanlah aksi yang tidak direncanakan secara matang.

Terjadi insiden kala Kroasia berhadapan dengan Republik Ceko di matchday kedua Grup C dini hari tadi. Hooligans Kroasia melemparkan sejumlah flare ke lapangan, yang membuat laga harus dihentikan selama beberapa menit.

Yang menghebohkan kemudian adalah salah satu flare meletus, yang membuat salah satu steward lapangan terkena percikan api saat berusaha memadamkan flare tersebut.

Namun rupanya, pelemparan flare dan petasan ke lapangan dilakukan hooligans Kroasia dengan memiliki misi tersendiri. Pelemparan tersebut ternyata merupakan bentuk protes kepada Federasi Sepakbola Kroasia, utamanya kepada presiden federasi Zdravko Mamic.

Pendukung garis keras tim nasional Kroasia memang memiliki hubungan yang tak harmonis dengan Mamic, yang sejak November lalu ditahan karena proses transfer yang mencurigakan di Dinamo Zagreb, saat Mamic masih menjadi chief eksekutif klub tersebut.

Mamic diduga telah melakukan korupsi atas keuangan Dinamo sejak2008. Ia beserta saudaranya Zoran juga ditahan Juli silam dengan tuduhan menghindari kewajiban membayar pajak terkait proses transfer pemain yang dilakukannya.

Mamic kemudian memutuskan mundur dari posisinya di Dinamo pada Februari silam, meski masih memegang posisi sebagai penasihat klub. Citra buruk yang melekat pada diri Mamic membuat fans gerah, terutama saat ia menjadi bagian penting dalam Federasi Sepakbola Kroasia, yang dipresideni oleh Davor Suker saat ini

Karena alasan tersebut, beberapa kali hooligans Kroasia beraksi untuk menunjukkan protes mereka, mulai dari kompetisi domesti khingga akhirnya terjadi insiden pelemparan flare dan petasan kelapangan dini hari tadi.

Aksi serupa sempat dilakukan di laga kualifikasi Euro 2016 di San Siro saat melawan Italia pada 2014, yang membuat Federasi Sepakbola Kroasia mendapat sanksi denda sebesar 80.000. Sanksi serupa, atau bahkan lebih berat, kemungkinan akan didapat Kroasia atas insiden tersebut.

Namun juga ada kekhawatiran UEFA akan memberikan sanksi yang lebih tegas, termasuk di antaranya keputusan diskualifikasi.

“Kami harus melihat apakah kami akan bermain melawan Spanyol, mungkin mereka (UEFA) mengirim kami pulang setelah insiden ini,” kata Ivan Rakitic seusai laga.

“Banyak fans yang mencintai tim nasional dan mereka tak bisa menyaksikan Kroasia bermain. Sulit dikatakan, tapi kami jadi merasa lebih nyaman bermain di luar kandang. Kami beruntung laga bisa terus dilanjutkan, wasit sempat menginginkan laga diakhiri secepatnya,” tandasnya.

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!