6 Lagu yang Bikin Ingat pada Ayah

redaksi.co.id - 6 Lagu yang Bikin Ingat pada Ayah Dengan diperingatinya Hari Ayah Sedunia yang jatuh setiap tanggal 19 Juni 2016, mari sama-sama sejenak berpikir mengenai...

63 0

redaksi.co.id – 6 Lagu yang Bikin Ingat pada Ayah

Dengan diperingatinya Hari Ayah Sedunia yang jatuh setiap tanggal 19 Juni 2016, mari sama-sama sejenak berpikir mengenai seseorang yang selama ini dekat dengan kita, selaianibu, ketika pertama kali kita lahir di dunia ini. Dialah ayah, laki-laki yang menjadi cinta pertama kita, seseorang yang mencintai kita dengan tulus, dan seseorang yang menjadikan kita nomor satu.

Ayah adalah seseorang yang secara tulus mencintai, menyayangi, mengagumi, memberikan segala sesuatu yang dibutuhkan anaknya, tanpa pamrih. Seseorang yang selalu berdiri menjadi tembok untuk keluarga, menjadi guru untuk anaknya, dan menjadi lelaki yang akan selalu siap siaga 24 jam menemani.

Walaupun tak semua manusia di dunia ini beruntung memiliki ayah yang selalu menemaninya, tak ada salahnya mengenang sang ayah yang mungkin sudah meninggalkan kita dengan senyuman dan petuahnya. Ayah yang selalu mengingatkan kita ketika kita berlaku salah, dan yang selalu menyediakan pundaknya ketika kita bersedih.

Ayah akan selalu mengelus rambut kita ketika akan tertidur, ayah yang akan selalu menceritakan cerita sebelum tidur, dan ayah yang selalu mendoakan anaknya tiada habis hingga dunia berakhir.

Untuk memberikan kado kecil atas hal yang telah ayah lakukan selama ini, tak ada salahnya untuk mendengarkan beberapa lagu berbahasa Inggris untuk dinyanyikan di depan ayah Anda. Sampaikan kepada ayah, bahwa Anda sangat mencintai dirinya, dan betapa beruntungnya Anda telah terlahir di dunia ini.

Beyonce memberikan penggemarnya lagu hangat mengenai hubungan antara anak perempuan dan ayah. Dalam lagu yang dirilis tahun 2003, menceritakan hubungan dekat antara Beyonce dan sang ayahnya.

Di dalam liriknya pun, terdapat beberapa tulisan mengenai kenangan yang pernah dilakukan Beyonce bersama ayahnya ketika dirinya masih kecil. Beyonce pun menceritakan bagaimana dirinya sangat beruntung memiliki ayah yang selama ini selalu menjaganya hingga ia dewasa.

Suara kuat Beyonce benar-benar dituangkan di dalam lagu ini. Emosi cinta yang tercampur aduk menjadikan lagu ini benar-benar menyentuh, “and, thank you for loving me.” Beyonce, mengajarkan pendengarnya untuk berterima kasih karena ayah sudah mencintai dirinya.

Lagu yang dirilis pada tahun 2003 ini, pastinya akan membuat Anda meneteskan air mata ketika mendengar suara Luther Vandross yang merdu bergema di telinga Anda.

Lirik lagu secara keseluruhan menceritakan betapa beruntungnya sang anak memiliki seorang ayah yang selalu menemani ada untuk anaknya.

Dalam lagu ini pun dikisahkan bagaimana ayah bisa selalu menjadi penengah ketika sang anak dan ibunya, tidak sependapat. Ayah yang selalu memberikan dadanya untuk bersandar ketika kita merasa lelah.

Lagu “Dance With My Father” diciptakan sendiri oleh Luther Vandross untuk mengenang ayahnya yang meninggal ketika dirinya masih berusia tujuh tahun. “Never dreamed that he would be gone from me,” ungkapnya dalam nyanyiannya tersebut.

Secara garis besar, lagu ini mengingatkan sang ayah, untuk selalu berlaku baik kepada anak perempuannya. Perilaku baik tersebut akan ditanamkan di dalam diri anaknya ketika anaknya beranjak dewasa.

Lagu yang dirilis John Mayer pada tahun 2004 ini, kabarnya terinspirasi dari masalah percintaannya dengan beberapa wanita yang selalu menghiasi hidupnya.

John Mayer, ingin menyampaikan pesannya kepada ayah-ayah di dunia, untuk selalu menjaga anaknya, agar tidak mudah disakiti ketika anaknya tumbuh dewasa.

Jika lagu yang sebelumnya memang dikhususkan untuk ayah, kali ini,Will Smith mengajak pendengar lebih mengerti perasaan ayah ketika pertama kali bertemu dengan malaikat kecilnya, yaitu sang anak.

Lagu yang dirilis tahun 1997 ini memfokuskan hubungan dekat antara anak lelaki dan ayahnya. Lagu ini pun menunjukkan perasaan ayahnya yang mulai bermimpi anaknya jika akan tumbuh dewasa nanti.

Will Smith menceritakan betapa bahagia hatinya mempunyai seorang anak. Dalam lagunya tersebut, ia mulai berpikir bagaimana cara membesarkan anaknya untuk menjadi anak yang baik dan juga berguna, bagaimana dirinya mengajarkan sang anak, memberikan petuah-petuah kehidupan.

Lagu yang dirilis tahun 1974 ini menceritakan hubungan anak dan ayahnya yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, ayah yang lebih memilih untuk bekerja daripada menemani sang anak untuk melakukan aktivitas anak-anak bersama.

Ketika sang anak meminta untuk menemani bermain, sang ayah akan selalu sibuk untuk menata kehidupan. Akhirnya, sang anak pun merasakan kesepian hingga akhirnya dirinya mengatakan bahwa dirinya akan menjadi seperti sang ayah.

Hingga suatu hari, anaknya sudah beranjak dewasa, sang ayah yang sudah berangsur tua, menyadari satu hal, anaknya memang telah menjadi dirinya, yang sibuk dengan dunia, hingga akhirnya tidak mempunyai waktu untuk berjalan bersama dengan ayahnya yang sudah bertambah tua.

Tidak semua lagu yang dikhususkan untuk ayah bertemakan kebahagiaan dan juga keberuntungan, terkadang, lagu tersebut pun bertemakan kesedihan. Hal ini pula yang dituangkan penyanyi Madonna dalam lagu “Oh Father” yang dirilis tahun 1989.

Diambil dari kisah pribadinya, Madonna menceritakan kepada penggemarnya hubungan yang terjadi antara dirinya dan juga ayahnya, yang tak pernah mencintainya, dan juga memanfaatkan dirinya dan juga ibunya.

Walaupun begitu, Madonna menceritakan bagaimana rasa menyesalnya telah berjauhan dengan sang ayah, ketika dirinya pergi meninggalkan ayahnya sendirian.

“Maybe someday when I look back, I’ll be able to say ‘You didn’t mean to be cruel,” lirik lagu ini menunjukkan bahwa tidak semua hari ayah berakhir bahagia.

Selamat Hari Papa!

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!