Hadapi Irlandia Utara, Jerman Ubah Susunan Pemain

redaksi.co.id - Hadapi Irlandia Utara, Jerman Ubah Susunan Pemain Asisten Pelatih Jerman, Thomas Schneider, menyatakan bahwa timnya akan melakukan sejumlah perubahan susunan pemain untuk menghadapi Irlandia...

23 0

redaksi.co.id – Hadapi Irlandia Utara, Jerman Ubah Susunan Pemain

Asisten Pelatih Jerman, Thomas Schneider, menyatakan bahwa timnya akan melakukan sejumlah perubahan susunan pemain untuk menghadapi Irlandia Utara pada laga terakhir Grup C Piala Eropa Selasa malam nanti, 21 Juni 2016.

Dia pun yakin timnya akan memenangkan laga itu dan lolos sebagai pemuncak Grup C. Schneider mengatakan bahwa mereka telah membicarakan soal kemungkinan menempatkan gelandang Thomas Muller sebagai penyerang tunggal.

Namun dia belum bisa memastikan apakah strategi itu akan dijalankan atau tidak.

“Kami mungkin akan mengubah satu atau dua pemain tapi saya tak akan menceritakan detail di sini,” ujarnya dalam konferensi pers Senin, 20 Juni 2016.

“Kami telah membicarakan kemungkinan mendorong Muller ke depan. Apakah itu akan terjadi? Anda harus menunggu dan melihatnya nanti.”

Schneider yang menggantikan Pelatih Jerman, Joachim Low, yang mengalami sakit flu serta radang tenggorokan mengatakan bahwa meskipun mereka mengganti sejumlah pemain, Jerman akan tetap bermain menyerang seperti pada dua laga terdahulu.

Menurut dia, pergantian itu tak akan mengubah cara mereka bermain.

“Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya, kami tak akan mengandalkan pada sejumlah pemain saja. Kami ingin lolos dengan menjadi juara di grup,” lanjutnya.

Jerman saat ini masih memuncaki klasemen Grup C dengan 4 angka. Mereka dikuntit oleh Polandia yang berada di posisi kedua dengan nilai yang sama. Sementara Irlandia berada di posisi ketiga dengan 3 angka.

Jerman sebenarnya hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos ke babak 16 besar. Namun mereka tetap menargetkan kemenangan untuk memastikan berada di puncak klasemen dan menghindari bertemu dengan tim kuat pada babak 16 besar.

Namun kemenangan saja tak cukup bagi mereka. Thomas Muller cs harus memastikan memiliki jumlah selisih gol yang lebih besar dari Polandia yang pada laga terakhir menghadapi Ukraina. UEFA|FEBRIYAN

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!