5 Pemain Berbakat Disia-siakan Mourinho

redaksi.co.id - 5 Pemain Berbakat Disia-siakan Mourinho Akhir bulan lalu, Manchester United memecat Louis van Gaal, meski berhasil mempersembahkan gelar FA Cup. Manajemen MU memutuskan untuk...

15 0

redaksi.co.id – 5 Pemain Berbakat Disia-siakan Mourinho

Akhir bulan lalu, Manchester United memecat Louis van Gaal, meski berhasil mempersembahkan gelar FA Cup. Manajemen MU memutuskan untuk memakai jasa mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho.

Mourinho dikenal sebagai pelatih berbakat. Sederet gelar sudah pernah diraihnya, seperti gelar Liga Champions, Serie A, La Liga hingga Liga Premier Inggris. Catatan ciamik tersebut membuat MU tertarik menggunakan jasa Mourinho.

Ekspektasi besar pun dibebankan kepada pria asal Portugal tersebut. Kehadirannya di Old Trafford Stadium diharapkan mampu membangkitkan kejayaan Setan Merah (sebutan MU).

Meski punya sederet prestasi gemilang, Mourinho merupakan sosok pelatih yang tak pernah ragu mencoret pemain, meski sang pemain punya label bintang.

Siapa saja pemain bebakat yang pernah disia-siakan Mourinho? Simak di halaman selanjutnya!

Juan Mata

Entah apa yang ada dibenak Mourinho (saat itu masih menakhodai Chelsea) ketika melepas pemain yang sudah berlabel bintang, seperti Juan Mata pada Januari 2014. Tidak tanggung-tanggung, Mata yang saat itu memperkuat Chelsea, dilepas ke Manchester United.

Padahal, gelandang asal Spanyol itu memenangkan Player of the Year dalam dua tahun berturut-turut bersama Chelsea, yakni pada 2012 dan 2013. Keputusan tersebut sempat membuat marah fans The Blues.

Ketika melepas Mata, Mourinho tidak bisa menjanjikan satu tempat utama di skuat Chelsea. Sementara gelandang berusia 28 tahun tersebut ingin dimainkan secara terus-menerus. Tak punya pilihan, Mourinho pun memutuskan untuk melepas pria yang mengawali kariernya bersama Real Madrid B tersebut.

Dua setengah musim bersama Setan Merah, Mata berhasil mencuri hati fans. Dia selalu menjadi andalan tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Selama bersama MU, Mata mencetak 26 gol dari 106 penampilan di semua kompetisi.

Kini, gelandang kelahiran Burgos, Spanyol itu kembali bekerja sama dengan Mourinho di skuat Setan Merah. Akankah Mata kembali disia-siakan Mourinho?

Kevin De Bruyne

Pada 31 Januari 2012, Chelsea mendatangkan winger muda Belgia, Kevin De Bruyne dari Genk. Namun, De Bruyne sempat dipinjamkan ke Werder Bremen pada musim 2012/13. Bersama klub asal Jerman tersebut, dia bisa mencetak 10 gol dari 33 penampilan.

Dia baru memperkuat Chelsea di bawah pimpinan Mourinho pada 2013/14. Namun, De Bruyne hanya bermain sebanyak tiga kali. Dia mengaku tidak betah berada di Stamford Bridge Stadium.

Mourinho pun memutuskan untuk menjualnya ke klub asal Jerman, Wolfsburg. Di Bundesliga, nama De Bruyne kian bersinar. Buktinya, dia bisa mencetak 13 gol dari 51 penampilan.

Bakatnya pun dicium klub Inggris sekaligus rival Chelsea, Manchester City pada awal musim lalu. Bersama City, dia bisa menyumbang sembilan assists dan tujuh gol dari 25 penampilan di Liga Premier Inggris.

Sat itu Mourinho tidak menyesal telah membuang De Bruyne. “De Bruyne sudah meminta untuk hengkang saat masih bersama Chelsea. Hingga pada akhirnya Chelsea mengambil keputusan untuk menjualnya,” kata Mourinho.

“Jika De Bruyne tetap di sini, dan dia tidak bahagia, kami akan tetap menjualnya pada tahun berikutnya. Setidaknya, kami sudah dapat 50 persen dari harga ketika membelinya. De Bruyne tidak akan seperti saat ini jika tetap bersama Chelsea,” ucapnya.

Mohamed Salah

Januari 2014, Mourinho mendatangkan pemain yang mendapat julukan Lionel Messi dari Mesir, yakni Mohamed Salah. Dia punya kemampuan menggiring bola yang sangat bagus meski sambil berlari.

Sayangnya, Mourinho lebih banyak menempatkannya di bangku cadangaan. Salah hanya bermain 13 kali selama di bawah kepemimpinan Mourinho.

Lebih banyak menghangatkan bangku cadangan, Salah hengkang ke klub asal Italia, Fiorentina dengan status pinjaman pada musim 2014/15. Bersama La Viola, dia bisa mencetak enam gol dan menyumbang tiga assists dari 16 penampilan Serie A.

Setelah masa pinjamannya bersama Fiorentina habis, Salah enggan kembali ke Chelsea. Dia kembali memilih Italia sebagai tempatnya bermain bola, tapi tidak bersama Fiorentina, melainkan AS Roma.

Andre Schurrle

Salah satu winger Timnas Jerman, Andre Schurrle juga menjadi korban Mourinho. Pemain berusia 25 tahun itu dilepas ke klub asal Jerman, Wolfsburg.

Banyak fans Chelsea yang menyayangkan keputusan tersebut. Pasalnya, Schurrle memiliki beberapa kualitas yang tidak dimiliki oleh penyerang-penyerang sayap Chelsea saat itu, yakni melepaskan tendangan dari jarak jauh dan pergerakan tanpa bola untuk mengecoh pertahanan lawan.

Mourinho memutuskan membuangnya karena cedera membuat perkembangan Schurrle terhambat. Padahal, pada saat itu, keberadaannya di Stamford Bridge dapat memberi dimensi penyerangan yang berbeda.

Ironisnya, Mourinho melepas Schurrle demi mendapatkan Juan Cuadrado, salah satu pemain sayap yang sedang naik daun di Serie A pada saat itu.

Hamit Altintop

Mungkin fans Real Madrid telah melupakan pemain serba bisa asal Turkey, Hamit Altintop. Gelandang yang musim lalu memperkuat Galatasaray tersebut adalah pemain Los Blancos pada tahun 2011/12.

Altintop adalah pemain bintang yang dipilih langsung dan dihancurkan oleh tangan Mourinho. Gelandang berusia 32 tahun tersebut hanya bertahan delapan bulan di Santiago Bernabeu Stadium.

Ironisnya, Altintop hanya mengenakan jersey Madrid dalam 9 pertandingan. Hamit Altintop hanya menyumbang satu gol untuk Madrid selama semusim.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!