Razia Panti Pijat di Depok, Tujuh Pekerja Seks Terjaring

378

redaksi.co.id – Razia Panti Pijat di Depok, Tujuh Pekerja Seks Terjaring

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok menggelar operasi penertiban yang melibatkan polisi dan TNI pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari, 25 Juni 2016. Sasaran penertiban adalah penjual minuman keras, pekerja seka, panti pijat, dan hotel melati. Hasilnya, sebanyak tujuh perempuan pekerja seks terjaring razia dan ratusan ratusan botol minuman keras disita.

Kepala Satpol PP Kota Depok Nina Suzana mengatakan razia dilakukan di wilayah timur dan barat Depok. Di kawasan timur meliputi wilayah Kecamatan Tapos, Cimanggis, Sukmajaya dan Cilodong.

Sedangkan barat di kawasan Sawangan, Cinere, Bojongsari dan Limo. “Tim yang di barat hanya menemukan penjual miras. Sedangkan di timur terjaring pekerja seks di hotel dan panti pijat, sekaligus miras,” kata Nina.

Nina menuturkan razia penyakit masyarakat rutin di gelar sejak awal ramadan. Rencananya razia bakal terus dilakukan sampai malam takbiran. Apalagi banyak toko kelontong dan warung jamu yang menjual minuman keras secara terselubung. “Buktinya di Cimanggis ada empat toko kelontong dan warung jamu yang jual miras. Kami beri teguran dan menyita seluruh miras dari sana,” ujarnya.

Adapun, kata dia, empat pekerja seks tertangkap tangan sedang melayani pria hidung belang di hotel melati. Dan tiga orang lainnya di panti pijat plus-plus. “Mereka hanya didata saja. Satu orang tidak mempunyai identitas lengkap,” ujarnya.

Ia melihat peredaran miras dan prostitusi terselubung masih beroperasi selama bulan Ramadan. Masyarakat diminta untuk melakukan pengawasan dan memberikan laporan ke Satpol PP, bila ada indikasi praktek prostitusi.

Apalagi, Wali Kota Depok telah mengeluarkan surat edaran penutupan panti pijat dan tempat hiburan malam selama Ramadan. “Bila masih ada yang beroperasi, lapor ke kami. Kami tidak segan mencabut izin tempat hiburan yang nakal, kalau sampai menjual miras.” IMAM HAMDI

(red/ovi/riawan/NT)

loading...

Comments

comments!