Menlu Retno Prediksi Dampak Brexit Baru Terasa 2 Tahun Lagi

redaksi.co.id - Menlu Retno Prediksi Dampak Brexit Baru Terasa 2 Tahun Lagi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, hasil referendum warga Inggris yang menyatakan bahwa Inggris...

26 0

redaksi.co.id – Menlu Retno Prediksi Dampak Brexit Baru Terasa 2 Tahun Lagi

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, hasil referendum warga Inggris yang menyatakan bahwa Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) akan melahirkan tatanan politik dan ekonomi baru di Inggris dan Eropa. Namun, dampak langsung dari referendum tersebut baru akan terlihat sekitar dua tahun ke depan.

“Hasil referendum di Inggris tidak serta merta langsung berlaku, karena Pasal 50 Treaty on European Union harus diaktifkan serta proses negosiasi antara Inggris dan Uni Eropa harus berlangsung untuk menyepakati Withdrawal Agreement,” ujar Retno dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 26 Juni 2016.

Retno mengatakan, Withdrawal Agreement tersebut diperlukan untuk mengatur tarif perdagangan, kebebasan perpindahan pekerja ( freedom of movement for workers), pengaturan keuangan, serta status hukum Inggris dalam berbagai perjanjian internasional Uni Eropa dengan negara lain.

Dari segi politik, menurut Retno, dampak langsung Brexit bagi Indonesia tidak signifikan. Prioritas kemitraan Indonesia-Inggris maupun kemitraan Indonesia-Uni Eropa pun diyakini tidak akan berubah. “Kami meyakini hasil referendum tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral Indonesia-Inggris,” katanya.

Sementara itu, dari segi ekonomi, dampak dari hasil referendum tersebut baru akan terlihat setelah adanya Withdrawal Agreement. “Dampak terhadap status Inggris dalam skema RI-UE CEPA dan FLEGT License baru akan terlihat setelah disepakatinya Withdrawal Agreement Inggris-Uni Eropa,” ujarnya.

Kamis lalu, warga Inggris akhirnya memilih untuk keluar dari Uni Eropa. Berdasarkan hasil referendum, warga yang setuju dengan Brexit mencapai 52 persen. Dengan hasil itu, Ketua Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP) Nigel Farage pun menyatakan bahwa 24 Juni merupakan hari kemerdekaan bagi Inggris.

Inggris sendiri merupakan mitra strategis bagi Indonesia sejak 2012. Menurut data dari Kementerian Luar Negeri, nilai perdagangan Indonesia dengan Inggris mencapai US$ 2,35 miliar pada 2015. Nilai investasi Inggris di Indonesia pun mencapai US$ 503,2 juta tahun lalu. ANGELINA ANJAR SAWITRI

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!