Terpaut 42 Poin dari Marquez, Rossi Pantang Gentar

152

redaksi.co.id – Terpaut 42 Poin dari Marquez, Rossi Pantang Gentar

Kegagalan Valentino Rossi, pembalap Movistar Yamaha, menuntaskan balapan MotoGP Belanda 2016 membuat dirinya tertinggal 42 poin dari Marc Marquez. Meski begitu, Rossi menegaskan akan terus berjuang hingga akhir musim.

Sirkuit Assen enggan bersahabat dengan Rossi saat melakoni balapan MotoGP Belanda 2016, Minggu (26/6/2016). Lintasan yang termasuk favorit Rossi ini justru menghadirkan petaka buat dirinya. Cuaca buruk membuat Rossi terjatuh di lap ke-17.

Padahal, Rossi mampu menunjukkan kecepatan terbaiknya sepanjang akhir pekan. Buktinya, ia terus menorehkan catatan waktu yang bagus setelah duduk di posisi ketujuh latihan bebas pertama. Pada latihan bebas kedua hingga keempat, The Doctor sanggup bersaing di barisan depan.

Sesi kualifikasi pun berjalan sesuai rencananya. Meski kalah cepat dari pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, Rossi tetap mampu mengamankan posisi start kedua. Alhasil, Rossi mampu bersaing ketat dalam perebutan posisi pertama di awal balapan.

Sayang, hujan deras yang mengguyur lintasan membuat jalannya balapan berubah. Puncaknya, pengawas balapan mengibarkan red flag karena lintasan sangat berbahaya. Saat balapan kembali dimulai, Rossi merangsek ke posisi terdepan. Sialnya, aksinya hanya bertahan hingga lap ke-17 karena dirinya terjatuh.

Akibatnya, pembalap berusia 37 tahun itu gagal memangkas jarak dengan Marquez, pembalap Repsol Honda, di klasemen. Marquez yang finis di posisi kedua MotoGP Belanda kini unggul 42 poin atas Rossi.

“Kesalahan saya di Austin bisa Anda lupakan. Tapi, yang satu ini adalah masalah untuk kejuaraan. Tapi Anda tahu, Anda tak akan berhenti hingga semuanya berakhir. Sekarang kami hanya harus mencoba yang terbaik di setiap balapan. Kejuaraan ini masih panjang,” kata Rossi seperti dikutip Crash.

Kegagalan Rossi di Sirkuit Assen memang sangat mengejutkan. Selain menjadi salah satu sirkuit favorit, Rossi juga dikenal sebagai pembalap yang hebat di lintasan basah. Sayang, ia terlalu memaksakan laju motornya ketika sedang memimpin.

Sekadar catatan, ini adalah kali pertama Rossi dua kali gagal menyelesaikan balapan dalam semusim setelah juga terjatuh di Italia. Sebelumnya, Rossi sempat tiga kali gagal menuntaskan balapan dalam semusim pada 2011.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

loading...

Comments

comments!