14 Langkah Cerdas Demi Membangun Keuangan Keluarga yang Sehat

redaksi.co.id - 14 Langkah Cerdas Demi Membangun Keuangan Keluarga yang Sehat Orang bilang mengelola keuangan itu susah, bikin pusing. Betul itu. Kalau pengelolaannya memang dibikin ribet.Mengatur...

39 0

redaksi.co.id – 14 Langkah Cerdas Demi Membangun Keuangan Keluarga yang Sehat

Orang bilang mengelola keuangan itu susah, bikin pusing. Betul itu. Kalau pengelolaannya memang dibikin ribet.

Mengatur keuangan keluarga yang sehat sebenarnya simpel saja. Gak perlu muluk-muluk pakai kalkulator canggih buat menghitung pemasukan dan pengeluaran sampai sedetail-detailnya.

Biarlah itu menjadi urusan pegawai keuangan di perusahaan. Kita hanya perlu berpikir sederhana dalam mengelola keuangan pribadi, juga keluarga.

Jangan sampai pikiran bahwa mengelola keuangan itu susah menghalangi niat membuat kondisi finansial lebih baik. Bisa-bisa malah hidup begini-begini saja gak ada kemajuan.

Begini saja logikanya. Kalau gak dikelola, amburadul. Apa salahnya mencoba mengelolanya? Toh, kalau gagal hasilnya amburadul juga. Tapi kalau berhasil, kita sendiri juga yang senang.

Tanpa banyak cingcong, berikut ini 14 langkah cerdas buat membangunkeuangan keluarga yang sehat:

Harta di sini termasuk uang di tabungan dan aset yang dimiliki. Dengan memiliki catatan total harta dari tahun ke tahun, kita bisa melihat performa keuangan kita. Termasuk memperbaiki jika ternyata ada penyusutan harta.

Hitung juga termasuk harta bersama dan pribadi

Investasi tanpa rencana sama dengan minum kopi pakai saringannya. Bocor ke mana-mana. Apalagi buat investor pemula, rencana penting untuk melihat jenis investasi yang dianggap paling cocok dengan profil keuangannya.

Orang yang berinvestasi sering hanya berfokus pada return alias imbal hasilnya. Padahal modal amatlah penting. Kalau return gede sementara modal lebih gede, itu namanya bunuh diri bukan investasi.

Makin banyak tawaran asuransi, makin baik. Bandingkan tiap-tiap tawaran untuk mendapatkan yang terbaik. Misalnya yang preminya paling murah tapi proteksinya komplet. Plus gampang pencairannya.

Bunga tabungan sudah lama diketahui nilainya selalu kalah dibanding tingkat inflasi, sehingga seperti percuma. Tapi, kita tetap bisa meraih keuntungan dari bunga bank, asal jumlahnya adalah yang terbesar dibanding bunga bank lain. Pindah bank bukan masalah.

Bunga tabungan terbesar memang ada? Kalau gak ada ya bisa pilih deposito

Tagihan kartu kredit sering numpang lewat doang di e-mail atau berakhir di tong sampah. Padahal isinya bisa saja salah. Kecuali mau disuruh bayar lebih, kita mesti teliti tagihan itu tiap bulan.

Kalau skor kredit kita di Bank Indonesia bagus, gak perlu khawatir ditolak saat cari pinjaman ke bank. Misalnya lagi ada peluang usaha besar, sementara modal kurang. Jika skor kredit jeblok, beraaaat peluang mendapat kredit usaha dari bank.

Jangan pernah mau membayar bunga atas tagihan kartu kredit. Caranya, ya bayar lunas tepat waktu. Bayar minimal oke, tapi segera lunasi setelah ada dana. Ketimbang bunga menumpuk.

Setidaknya catat 3 pos pengeluaran terbesar dalam sebulan. Misalnya belanja dapur, kredit rumah, dan tagihan listrik. Kalau kredit, gak bisa diutak-atik. Yang lain tentu bisa ditekan biar pos itu gak membengkak.

Tahu kan kalau investasi terpenting itu kesehatan?

Asuransi bukanlah judi, melainkan investasi. Terutama asuransi jiwa. Gak ada yang bisa memprediksi kejadian masa depan, termasuk musibah yang bakal menimpa kita. Kalau kamu bisa, bolehlah gak ikut asuransi.

Sebagai pemula, sebaiknya memang investasi dilakukan dengan bantuan penasihat. Tapi, bukan lantas terus bergantung kepadanya. Belajarlah berinvestasi, lalu tanam duit sendiri. Hasilnya pasti bakal lebih gede.

Kartu kredit jangan hanya dijadikan gaya-gayaan. Segudang manfaat ada di dalamnya, seperti diskon, cashback, hingga poin reward. Fasilitas itu bakal banyak berkontribusi bagi program pengiritan kita.

Piknik, piknik, piknik. Jangan sampai jadi orang kurang piknik

Piknik itu penting, tapi harus direncanakan sejak jauh hari. Gunanya, bisa menghemat ongkos perjalanan. Selain itu, pikiran lebih segar dan nyaman karena sudah ada bayangan bakal bersenang-senang, bukan suntuk terus di kantor.

Sederet tagihan kini sudah bisa dibayar otomatis, baik lewat kartu kredit maupun debit. Misalnya tagihan telepon dan Internet. Dengan begitu, bisa terhindar dari intaian utang menggunung karena lupa bayar.

Dari 14 langkah di atas, berapa yang sudah dijalankan? Jika sudah semuanya, kereeen. Kalau belum, saatnya mengalihkan langkah.

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!