Perbedaan Kredit Mobil Bekas dan Kredit Mobil Baru

redaksi.co.id - Perbedaan Kredit Mobil Bekas dan Kredit Mobil Baru Bagi sebagian orang, membeli dan memiliki sebuah mobil bukanlah sebuah hal yang sulit untuk diwujudkan, terutama...

26 0

redaksi.co.id – Perbedaan Kredit Mobil Bekas dan Kredit Mobil Baru

Bagi sebagian orang, membeli dan memiliki sebuah mobil bukanlah sebuah hal yang sulit untuk diwujudkan, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi yang cukup mapan. Ketika dana mencukupi, maka bukan sebuah hal yang sulit untuk membelanjakannya, bahkan untuk membeli berbagai barang yang terbilang cukup mahal sekalipun.

Di lain sisi, bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi yang pas-pasan, membeli sebuah mobil menjadi sebuah hal yang sulit untuk dilakukan, meskipun kebutuhan akan barang tersebut sudah tidak bisa ditunda lagi. Ada banyak orang yang kesulitan dalam membeli sebuah mobil secara tunai, bahkan meski mobil tersebut hanya dalam kondisi bekas saja.

Pembelian sebuah mobil akan melibatkan sejumlah uang dalam angka yang terbilang cukup besar, hal ini karena harga sebuah mobil bisa saja berada di kisaran ratusan bahkan hingga miliaran rupiah. Tentu ini bukan sebuah nilai yang kecil bagi sebagian besar orang, sehingga ada banyak orang yang harus menabung selama bertahun-tahun untuk bisa memiliki kendaraan roda empat tersebut.

Kredit Mobil via autoquerys.com

Tingginya kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi membuat para produsen mobil juga berusaha dan mengupayakan berbagai cara untuk memasarkan produk mereka. Pasar begitu terbuka lebar, maka sistem pemasarannya saja yang perlu dipermudah dan ditingkatkan. Jika dana yang menjadi penghalang, maka pembelian secara kredit bisa menjadi jalan tengah bagi produsen dan juga masyarakat luas sebagai konsumen. Produsen bisa bekerja sama dengan para investor dan juga lembaga jasa keuangan, pembelian mobil secara kredit bukan lagi sebuah hal yang sulit untuk dilakukan pada saat ini.

Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan keuangan yang terbatas, pengajuan kredit kepemilikan kendaraan bisa menjadi sebuah pilihan tepat untuk memiliki sebuah mobil dengan cepat. Hal ini tentu harus dilakukan dengan cara memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga pembiayaan yang akan digunakan nantinya.

Saat ini ada 2 lembaga keuangan yang memberikan , yakni: perbankan dan juga lembaga jasa keuangan. Kedua lembaga ini tentu saja menerapkan sejumlah persyaratan yang berbeda-beda di dalam layanan mereka, hal seperti inilah yang patut dicermati sebelum mengajukan kredit kepemilikan kendaraan tersebut. Baik melalui bank atau lembaga jasa keuangan, Anda sebagai calon kreditur tentu berharap untuk menemukan sebuah layanan terbaik dan paling tepat bagi pengajuan kredit yang akan Anda lakukan.

Bagi sebagian orang, pengajuan kredit melalui bank dinilai lebih aman dan menguntungkan, namun bagi sebagian lainnya justru sebaliknya, di mana mereka menganggap kredit melalui lembaga jasa keuangan lebih mudah dan juga cepat prosesnya. Lalu bagaimana dengan Anda, kredit mana yang menurut Anda paling tepat untuk dimiliki?

Pilih Mobil Bekas atau Baru? via garysautomotive.com

Saat ini pengajuan kredit kendaraan tidak hanya terbatas pada mobil yang masih dalam kondisi baru saja, mobil dalam kondisi bekas pun bisa diajukan ke dalam kredit tersebut. Ini tentu menjadi sebuah keuntungan dan juga kemudahan dalam memiliki sebuah mobil, terutama bagi yang hanya memiliki sejumlah dana yang terbatas untuk hal tersebut.

Jika Anda hanya memiliki dana yang tidak terlalu besar untuk dialokasikan ke dalam pembelian sebuah mobil, maka pengajuan kredit dapat dijadikan sebagai pilihan. Bahkan jika dana yang Anda miliki tersebut benar-benar sangat terbatas, maka kredit mobil bekas pun bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan. Sebagai seorang calon kreditur, Anda tentu tidak ingin mengalami sejumlah masalah dan bahkan kerugian atas pengajuan kredit yang akan Anda lakukan, karena itu sangat penting untuk mempertimbangkan dan juga memperhitungkan segala sesuatunya dengan matang.

Baik itu kredit mobil bekas ataupun mobil baru, keduanya tentu akan memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Apapun kondisi mobil yang akan Anda kredit, tentu akan menguntungkan jika Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal atas pengajuan kredit yang Anda lakukan. Simak beberapa poin di bawah ini mengenai perbedaan antara kredit mobil bekas dan baru sebagai bahan pertimbangan Anda:

Besaran Suku Bunga

Besaran Uang Muka

Jika Anda bermaksud membeli sebuah mobil dalam kondisi baru yang berada di kisaran harga Rp 200 juta, maka setidaknya Anda harus memiliki uang muka kredit sebesar Rp50-60 juta. Ini tentu menjadi jumlah yang sangat besar bagi Anda yang hanya memiliki jumlah dana yang terbatas.

Di lain sisi, pengajuan kredit mobil bekas bisa menjadi pilihan utama bagi Anda yang hanya memiliki sejumlah dana yang cukup terbatas. Anda bisa menemukan dan mengajukan kredit mobil bekas yang harganya berada di kisaran Rp 100 juta, maka Anda hanya perlu mempersiapkan dana uang muka sebesar Rp25-30 juta saja.

Garansi

Harga Jual Kembali yang Lebih Kompetitif

Kondisi Mobil dan Biaya Perawatan

Namun jika Anda membeli mobil dalam kondisi bekas, maka besar kemungkinan Anda mendapatkan mobil yang sudah tidak begitu mulus dan bisa saja memiliki masalah pada beberapa bagian. Hal ini wajar sekali terjadi, terutama jika Anda mengajukan kredit mobil tersebut tanpa memperhatikan secara detail mengenai kondisi keseluruhan mobil tersebut. Anda akan membutuhkan sejumlah biaya perawatan yang cukup besar ketika membeli sebuah mobil bekas, ini tentu akan menjadi pos pengeluaran yang patut untuk dipertimbangkan.

Premi Asuransi

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!