7 Faktor Arema Kokoh di Puncak Klasemen

80

redaksi.co.id – 7 Faktor Arema Kokoh di Puncak Klasemen

Arema Cronus belum tergoyahkan di puncak klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) presented by IM3 Ooredoo 2016. Pada laga pekan ke-9, bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Malang, Singo Edan menang 1-0 atas Semen Padang.

Esteban Vizcarra yang notabene adalah mantan pujaan Kota Padang, menjadi pahlawan lewat gol tunggalnya beberapa saat sebelum jeda babak pertama. Berkat kemenangan itu, Singo Edan tetap berada di puncak.

Hingga pekan ke-9, Hamka Hamzah dan kawan-kawan mengemas 20 poin dan unggul dua poin dari tim peringkat kedua dan ketiga yakni Sriwijaya FC dan Madura United. Bisa dibilang Arema memang punya atribut untuk terus berada di puncak klasemen. Mulai dari materi pemain yang rata-rata berlabel bintang, kedalaman skuat, sampai konsistensi permainan.

Sedari awal Arema memang diprediksi bisa tampil gemilang. Maklum saja, dari belakang sampai depan diperkuat pemain-pemain berkualitas. Toh, andai tak pintar dalam menyatukan ego pemain bintang, Singo Edan dinilai tak bisa sedahsyat saat ini. Milomir Seslija laik diacungi jempol karena mampu meramu ego pemain Arema menjadi kekuatan yang luar biasa.

Berikut ini faktor-faktor kunci yang membuat Arema bisa terus berada di puncak klasemen:

– Arema memiliki prinsip tak boleh kehilangan poin di kandang. Dari 6 laga kandang, mereka meraih 5 kemenangan, 1 kali seri, dan belum pernah kalah.

– Memiliki pelapis yang kualitasnya setara atau tak berbeda jauh dari pemain reguler. Salah satunya adalah supersub Sunarto yang kerap mencetak gol penentu setiap dimainkan sebagai pengganti.

– Pertahanan yang kokoh mejadi salah satu syarat bisa meraih poin penuh di setiap laga. Logikanya, lawan akan kesulitan dalam mencetak gol. Hingga pekan ke-9, Arema baru kemasukan 3 gol.

– Setiap lini memiliki kontribusi gol. Tak hanya penyeran, pemain di posisi lain juga bisa menjadi sumber gol. Di lini belakang Hamka Hamzah mampu mencetak 3 gol dan menjadi top skorer sementara. Kemudian di tengah ada Vizcarra dan Maitimo. Di depan terdapat Cristian Gonzales, Gustavo Giron, dan Sunarto.

– Arema bisa memanfaatkan tak konsistennya para pesaing. Ketika para pesaing gagal mendapat poin, Arema berusaha keras untuk menangguk poin dan kerap berhasil.

– Pelatih Milomir Seslija tak bertumpu pada satu skema permainan saja. Dia memiliki alternatif lain sehingga permainan timnya tak mudah dibaca lawan.

– Arema selalu bermain ofensif sehingga kans mraih kemenangan terbuka lebar. Dari 9 laga, Singo Edan mampu melepaskan 37 tembakan. Arema telah mencetak 12 gol.

(I. Eka Setiawan)

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!