Dia yang Bekerja Saat Libur Lebaran

redaksi.co.id - Dia yang Bekerja Saat Libur Lebaran Tidak semua orang akan menikmati hari libur ketika kalender berwarna merah, termasuk hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.Ketika...

25 0

redaksi.co.id – Dia yang Bekerja Saat Libur Lebaran

Tidak semua orang akan menikmati hari libur ketika kalender berwarna merah, termasuk hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Ketika mayoritas orang menikmati hari libur bersama keluarga, namun lainnya justru harus berkeringat menuntaskan tugas mereka.

Misalnya saja Zakaria. Ia seorang di antara sejumlah petugas keamanan di kawasan IRTI Monas.

Mengenakan seragam berwarna biru pudar berpadu merah dan mengenakan topi, Zakaria terlihat sedang sigap berjaga di sekitar lokasi kuliner kawasan Monas, yaitu Lenggang Jakarta.

Alat komunikasi menggantung di bahu sebelah kanannya. Sesekali terdengar suara dari alat komunikasinya itu untuk berkoordinasi.

Matanya tidak lepas memerhatikan setiap gerak-gerik ribuan pengunjung yang lewat di depannya.

Zakaria pun meladeni setiap pengunjung yang bertanya bagaimana atau kemana harus masuk ke dalam silang Monas ini.

“Silakan ibu jalan lurus saja, lalu masuk lewat pintu. Tidak jauh kok bu,” katanya kepada seorang pengunjung.

Saat ditemui, Zakaria mengaku dirinya selalu bertugas saat libur lebaran. Ini tahun keduanya ia tidak menikmati libur dengan keluarga.

“Saya sudah dua tahun mas bertugas saat libur lebaran,” ucap Zakaria.

Pekerjaannya tidaklah mudah. Ia dan rekan-rekannya harus bisa menjamin bahwa para pengunjung yang berada di dalam area seluas sekitar 80 hektare ini aman.

Meski begitu, bukan keluhan yang keluar dari mulutnya karena tidak bisa berlibur. Ia justru senang membantu pengunjung Monas dan menjaga keamanan setiap pengunjung.

“Ini sudah menjadi tugas saya mas,” kata Zakaria.

Berkat Zakaria dan rekan-rekannya, kondisi keamanan di kawasan Monas terkendali. Tidak ada peristiwa yang merugikan pengunjung seperti kasus kecopetan atau kriminal lainnya.

jika ada anak yang lepas dari orangtuanya, kata Zakaria hal itu memang sering terjadi dan dengan mudah orangtua menemukan anaknya yang hilang itu.

“Kalaupun ada anak hilang, pasti ditemukan sama orangtuanya. Di sini ada banyak petugas. Kalau ketemu langsung dibawa ke pos pamdal Monas, lalu diberitahu lewat speaker,” kata Zakaria.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!