Dahsyatnya Penampakan Topan 'Bom' Nepartak dari Angkasa

redaksi.co.id - Dahsyatnya Penampakan Topan 'Bom' Nepartak dari Angkasa Badan Antariksa Amerika (NASA) merilis gambar dramatis yang diambil dari angkasa luar, saat Topan 'bom' Nepartak bergerak...

27 0

redaksi.co.id – Dahsyatnya Penampakan Topan 'Bom' Nepartak dari Angkasa

Badan Antariksa Amerika (NASA) merilis gambar dramatis yang diambil dari angkasa luar, saat Topan ‘bom’ Nepartak bergerak menuju Taiwan pada Kamis 7 Juli 2016 waktu setempat.

Gambar itu diambil oleh Satelit Terra milik NASA.

Dalam gambar yang Liputan6.comkutip dari DailyMail, Sabtu (9/7/2016), terlihat warna putih berputar di sekitar Taiwan. Dengan warna yang lebih pekat pada bagian tengahnya, menandakan betapa kuatnya topan tersebut.

Profesional stunt rider Dave McKenna yang berada di Taiwan mengaku bisa melihat atap yang terbang dari lantai tujuh gedung tempat tinggalnya.

“Jalan-jalan sudah terlihat seperti habis terkena bom, dan itu hanya awalan … kekuatannya sangat kencang. Aku sudah pernah melihat topan di di Australia tapi tidak seperti ini,” kata McKenna menulis di akun Instagram miliknya.

Topan Nepartakmenciptakan kekacauan di Taiwan pada Jumat 8 Juli, memaksa kurang lebih 15.000 orang meninggalkan rumah mereka. Topan itu merupakan yang terkuat sejak lebih dari satu abad lalu.

Menurut Biro Cuaca Pusat Taiwan, kecepatan angin topan tersebut mencapai 120 mphatau sekitar 200 kiloper jam.

Badai besar pertama musim ini menghantam KotaTaimalidi timur kabupaten Taitungpada Jumat pagi. Hujan deras mengguyur, kantor dan sekolah-sekolah terpaksa ditutup dan ratusan jadwal penerbangan dibatalkan.

Terjangan Topan Nepartakmenelan 2 korban jiwa. Menurut data dari pihak berwenang, seorang tentara yang jatuh ke laut lepas PulauDongyin. Ia ditemukan tewas pada Jumat 9 Juli, sehari setelah seorang pria tenggelam di sebuah pantai di Hualien county.

Puluhan orang juga dilaporkan cedera akibat topan super tersebut, sebagian besar disebabkan tertimpa benda-benda.

Badai akibat Topan Nepartak melemah saat melintas Taiwan, sebelum meninggalkan Kota Tainansekitar pukul 14.30 menuju China timur.

Lebih dari 15.000 orang mengungsi dari rumah mereka yang rawan longsor atau banjir. Sekitar 3.600 dari mereka berada di tempat penampungan.

Sementara hampir 4.000 orang dievakuasi dariNew Taipei City, mencakup Wulai, daerah wisata air panas populer di dekat ibu kota yang aksesnya terputus selama beberapa hari setelah Topan Soudelor melandaTaiwan Agustus 2015.

Sebanyak 466.000 keluarga terputus aliran listrik akibat badai. Sekitar 125.000 lainnya masih tanpa listrik hingga Jumat sore.

Kementerian Pertahanan telah meningkatkan evakuasi sejak 2009, ketika Topan Morakot menewaskan lebih dari 600 orang. Banyak dari mereka terkubur di tanah longsor di selatan Taiwan.

(red/oudlon/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!