Ini Daftar Institusi Penampung Dana Repatriasi Tax Amnesty

redaksi.co.id - Ini Daftar Institusi Penampung Dana Repatriasi Tax Amnesty Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merampungkan tiga Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yakni tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib...

47 0

redaksi.co.id – Ini Daftar Institusi Penampung Dana Repatriasi Tax Amnesty

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merampungkan tiga Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yakni tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak (WP) ke wilayah NKRI, Penempatan ke Instrumen Investasi di Pasar Keuangan dalam rangka Tax Amnesty, serta Pendelegasian Wewenang Tax Amnesty.

Tiga PMK Tax Amnesty hari ini sudah ditandatangani. Sedangkan nomor PMK akan keluar setelah diundangkan di Kementerian Hukum dan HAM. PMK akan bertambah sesuai kebutuhan, ujarDirektur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Robert Pakpahan saat Konferensi Pers Tax Amnesty di kantor pusat DJP, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Robert mengatakan, dalam Undang-undang Tax Amnesty, instrumen investasi yang dapat dibelanjakan WP dari uang repatriasi bisa masuk ke pemerintah.

Bentuknya Surat Berharga Negara (SBN), baik dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN) atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Penawaran lain portofolio produk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), meliputi obligasi, MTN, sukuk, saham, reksadana, reksadana penempatan terbatas.

Perusahaan swasta pun menyiapkan produk berupa obligasi, sukuk saham, reksadana, reksadana penempatan terbatas. Sementara di sektor properti, uang repatriasi dapat mengalir ke investasi real estate, perkantoran, hotel.

Sedangkan pada perbankan, disediakan deposito, giro, dan produk lainnya. Pesertatax amnesty juga dapat menempatkan dananya di lembaga keuangan non bank, seperti produk asuransi, dana pensiun, maupun modal ventura.

Aset atau investasi itu harus disimpan di Indonesia selama 3 tahun. Jadi kami menunjuk institusi bank, MI, perusahaan efek atau sekuritas sebagai gateway penampung dana repatriasi. Institusi ini juga bisa mengarahkan pembelanjaan investasi dari pemilik modal, terang Robert.

Dia menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penunjukan institusi penampung dana repatriasi sesuai syarat. Penunjukan bank persepsi, ditetapkan beberapa syarat, yakni:

1. Bank persepsi yang ditetapkan Menteri Keuangan yang masuk dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha 4 dan Kelompok Usaha 3

2. Bank yang mendapat persetujuan untuk melakukan kegiatan penitipan dengan pengelolaan (trust). Kemudian bank yang memiliki surat persetujuan bank sebagai kustodian dari OJK, dan atau. Serta bank yang menjadi administrator Rekening Dana Nasabah.

Syarat jadi Bank Persepsi harus BUKU 3 dan BUKU 4. Jumlahnya total ada 28 bank, tapi yang sudah memenuhi syarat baru 18 bank. Tapi jumlahnya bisa bertambah dari sisa 28 bank ini jika sanggup memenuhi kriteria, jelas Robert.

Berikut daftar Bank Persepsi penampung dana tax amnesty :

1. PT Bank Central Asia Tbk

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

3. PT Bank Mandiri Tbk

4. PT Bank Negara Indonesia Tbk

5. PT Bank Danamon Indonesia Tbk

6. PT Bank Permata Tbk

7. PT Bank Maybank Indonesia Tbk

8. PT Bank PAN Indonesia Tbk

9. Bank CIMB Niaga

10. Bank UOB Indonesia

11. Citibank, NA

12. Bank DBS Indonesia

13. Standard Chartered Bank

14. Deutsche Bank AG

15. PT Bank Mega Tbk

16. BPD Jawa Barat dan Banten

17. PT Bank Bukopin Tbk

18. Bank Syariah Mandiri

Berikut daftar Manajer Investasi yang sudah memenuhi kriteria, antara lain :

1. Schroder Investment Management Indonesia

2. Eastpring Investments Indonesia

3. Manulife Aset Manjemen Indonesia

4. Bahana TCW Investment Management

5. Mandiri Management Investasi

6. BNP Paribas Investment Partners

7. Batavia Prosperindo Aset Manajemen

8. Danareksa Investment Management

9. BNI Asset Management

10. Panin Asset Management

11. Ashmore Asset Management Indonesia

12. Sinarmas Asset Management

13. Trimegah Asset Management

14. Syailendra Capital

15. PNM Investment Management

16. Ciptadana Asset Management

17. Bowsprit Asset Management

18. Indosurya Asset Management

Untuk perusahaan efek atau sekuritas yang bisa menampung dana repatriasi, dengan syaratnya :

– Terdaftar sebagai Anggota Bursa Efek

– Tidak pernah mendapatkan sanksi administratif

– Melayani nasabah ritel yang memiliki Rekening Dana Nasabah

– Memperoleh laba usaha berdasarkan laporan keuangan

– Memiliki ekuitas positif selama 3 tahun terakhir

– Rata-rata nilai modal bersih disesuaikan Rp 75 miliar

Adapun perusahaan efek yang sudah memenuhi kriteria, antara lain :

PT Sinarmas Sekuritas

PT Panin Sekuritas Tbk

PT CLSA Indonesia

PT Mandiri Sekuritas

PT CIMB Securities Indonesia

PT TrimegaSecurities Tbk

PT RHB Securities Indonesia

PT Daewoo Securities Indonesia

PT Bahana Securities

PT Indo Premier Securities

PT UOB Kay Hian Securities

PT BNI Securities

PT Sucorinvest Central Gani

PT Danpac Sekuritas

PT Panca Global Securities Tbk

PT MNC Securities

PT Pacific Capital

PT Mega Capital Indonesia

PT Pratama Capital Indonesia.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!