Kerja Cepat Mekanik, Kunci Marquez Pecundangi Rossi

139

redaksi.co.id – Kerja Cepat Mekanik, Kunci Marquez Pecundangi Rossi

Sebelum balapan MotoGP Jerman 2016, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sempat kecelakaan pada sesi pemanasan. Untungnya, Marquez tak cedera hingga akhirnya mampu mempecundangi Valentino Rossi, pembalap Movistar Yamaha.

Fans Marquez sempat ketar-ketir ketika melihat pembalap idola mereka mengalami kecelakaan parah pada sesi pemanasan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (17/7/2016). Ia terjatuh saat melewati tikungan kedelapan.

Beruntung, Marquez tak mengalami cedera yang cukup berarti. Padahal, kecelakaan yang menimpanya terbilang cukup keras. Penyebabnya adalah ketika ban belakang Marquez sedikit keluar lintasan hingga membuatnya tergelincir. Kala itu, waktu pemanasan masih tersisa delapan menit.

Kecelakaan itu membuat Honda RC213V yang ditungganginya rusak parah. Hal itu membuat Marquez harus kembali ke garasi dengan skuter. Lalu, ia kembali beraksi dengan motor kedua untuk menyelesaikan sesi pemanasan.

Menanggapi kecelakaan Marquez, Honda langsung menjalankan protokol darurat untuk memperbaiki motornya. Ketika motornya sudah tiba di garasi saat sesi pemanasan berakhir, mekanik langsung kerja cepat untuk memasang bagian-bagian yang rusak.

Tim mekanik yang fokus pada perbaikan motor Marquez berjumlah empat orang. Setelah menutup garasi, mereka langsung mulai bekerja. Saat balapan akan dimulai, di luar dugaan motor Marquez sudah siap digunakan. Menurut estimasi dari kepala mekanik Marquez, Santi Hernandez, pekerjaan itu diselesaikan dalam waktu kurang dari dua jam.

Ketika pitlane dibuka, Marquez menunggangi motornya untuk memastikan semuanya bekerja dengan naik. Ia pun kembali ke pit dan keluar dengan motor yang digunakan saat sesi pemanasan.

Di lap ke-17 setelah Marquez sempat masuk gravel dan hampir membuatnya terjatuh, juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu mengambil risiko berjudi dengan strategi ban.

Ia memutuskan untuk mengganti motor lebih cepat dari pembalap lain. Lalu, ia menyelesaikan 13 lap tersisa dengan motor yang beberapa jam sebelumnya dalam kondisi rusak parah.

Terbukti, timnya melakukan pekerjaan yang sempurna dengan motor Marquez. Tak heran jika Marquez langsung merayakan kemenangannya pada MotoGP Jerman bersama krunya. Ia pun sampai menyebut hal itu sebagai salah satu kemenangan terbaiknya.

“Apa yang dilakukan kru Marc sangat mengagumkan. Mereka sukses membangun kembali motor setelah pemanasan dalam waktu singkat,” ungkap bos Honda, Livio Suppo.

Kemenangan Marquez pun menjadi pukulan telak bagi Rossi. Tak seperti Marquez yang mengambil keputusan cepat untuk mengganti motor, Rossi justru keras kepala saat timnya meminta untuk masuk pit. Ujungnya, Rossi harus finis di urutan kedelapan karena baru mengganti motornya pada lap ke-23.

Alhasil, Rossi kini semakin tertinggal dari Marquez dalam perburuan gelar juara dunia. Di puncak klasemen, Marquez semakin kokoh dengan 170 poin. Sementara Rossi ada di posisi ketiga dengan selisih 59 poin dari Marquez dan 11 poin dari Jorge Lorenzo, rekan setimnya.

(red/iti/mi/anik/SUH)

loading...

Comments

comments!