6 Cara untuk Berinvestasi dengan Efisien

redaksi.co.id - 6 Cara untuk Berinvestasi dengan Efisien Ada banyak cara untuk menggandakan uang Anda. Di zaman modern ini, yang banyak dicari orang. Namun kita semua...

17 0

redaksi.co.id – 6 Cara untuk Berinvestasi dengan Efisien

Ada banyak cara untuk menggandakan uang Anda. Di zaman modern ini, yang banyak dicari orang. Namun kita semua tentunya tahu bahwa bukan hanya dengan berinvestasi kita pasti akan mendapatkan uang tambahan, kan? Karena jika kita mempertaruhkan uang kita untuk berkembang, tentu saja terdapat risikonya juga.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Jika Anda mempelajari dan memulai dengan cara yang tepat, Anda akan berhasil menjadi investor yang baik. Adapun jalan yang perlu Anda tempuh adalah sebagai berikut.

Mulai dari sekarang agar bebas finansial viadavidessel.com

Jangan menunggu sudah mapan baru berinvestasi, tetapi berinvestasilah agar menjadi mapan. Untuk itu, lakukan investasi sedini mungkin. Jika Anda sudah berumur, lakukanlah sekarang. Namun, Anda juga perlu untuk menentukan niat dan tujuan Anda dalam berinvestasi. Ada baiknya investasi dilakukan dalam jangka panjang dengan tujuan agar Anda dapat bebas finansial ketika sudah lanjut usia.

Inflasi viai.telegraph.co.uk

Jika Anda mengabaikan inflasi dalam memilih sarana investasi jangka panjang, bisa jadi investasi Anda mengecil daya belinya. Menurut laporan dari Bank Indonesia, pada Agustus 2013, Indonesia mengalami inflasi sebesar 8.79% dan pada Juli 2013 8.61%. Artinya, jika Anda menanamkan uang di Bank BUMN Deposito yang memberikan bunga 5.46% untuk 1 tahun, atau bahkan di Bank Swasta non-devisa (yang terkenal dengan reputasi suku bunga yang tinggi) 7.21% untuk 1 tahun, sebenarnya Anda sedang kehilangan uang.

Bagi mayoritas orang, adalah salah satu cara untuk bersaing dengan inflasi. Anda perlu memerhatikan bahwa nilai saham bisa naik dan turun kapan saja. Hal itu karena saham investasi yang paling beresiko. Namun, saham memberikan potensi keuntungan yang paling besar dan telah secara konsisten melampaui inflasi sejak tahun 1940-an.

Diversifikasikan modal via moaablogs.org

Diversifikasi adalah membagi modal yang Anda miliki ke dalam beberapa aset. Contoh yang umum adalah diversivikasi di emas, saham, properti, dan surat hutang. Mengapa langkah ini perlu dilakukan? Tujuannya adalah untuk mencegah kegagalan total jika salah satu aset mengalami kerugian, karena masih ada aset lainnya yang mengalami keuntungan. Beban yang dirasakan jika mengalami kerugian pun berkurang.

Memilih investasi yang tepat viahomeloanow.com

Ada berbagai jenis investasi yang bisa ditemukan di pasar saham. Saham, obligasi, deposito, dan lainnya. Nah, pilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan kemampuan Anda secara finansial. Setiap jenisnya memiliki kelebihan dan keuntungannya masing-masing, dan tentunya dengan kisaran risiko yang juga berbeda. Urutan dari jenis yang risikonya dan imbalannya tertinggi adalah saham, reksadana, obligasi, dan terakhir deposito. Untuk berinvestasi saham, kuatkan mental Anda dan pelajari lebih mendalam tentang seluk beluk berinvestasi saham secara komprehensif untuk mengetahui risikonya.

Mulai dari yang kecil viagreatpassiveincomeideas.com

Mulailah berinvestasi dengan modal sedikit demi sedikit, untuk menumbuhkan rasa percaya diri Anda. Pilih investasi yang sudah terjamin dan memiliki performa yang baik selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Anda bisa konsultasi lebih lanjut kepada broker Anda. Untuk referensi, bacalah lebih banyak buku mengenai tips bermain saham untuk pemula atau mengikuti perkembangan saham di internet.

Jangan terlalu sering memonitor saham viapennyinvestornetwork.com

Untuk tips yang satu ini mungkin terdengar aneh. Jangan terlalu sering memonitor? Kenapa? Karena justru terlalu sering memantau perkembangan investasi, bisa jadi justru membuat Anda khawatir dan takut untuk membuat keputusan. Pada dasarnya, tujuan utama berinvestasi adalah untuk membangun kekayaan dalam jangka waktu yang panjang. Jadi, apa yang terjadi dengan performa investasi Anda sehari-harinya adalah hal yang kurang relevan. Maka dari itu pantaulah investasi Anda setiap misalnya sebulan sekali.

Jangan lupa untuk melakukan tips-tips di atas ketika Anda mau berinvestasi. Semoga berguna. Selamat berinvestas Teman Cermat!

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!