Kembar Siam Safira-Saqira Jalani Operasi di RSCM Hari Ini

redaksi.co.id - Kembar Siam Safira-Saqira Jalani Operasi di RSCM Hari Ini Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dokter CH. Soejono mengatakan pagi ini akan menngelar...

37 0

redaksi.co.id – Kembar Siam Safira-Saqira Jalani Operasi di RSCM Hari Ini

Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dokter CH. Soejono mengatakan pagi ini akan menngelar operasi pemisahan bayi kembar siam Safira dan Saqira dengan tubuh bersatu di bagian bawah dada. “Mulai dari pasca- operasi hingga praoperasi merupakan suatu orkestrasi pengelolaan yang multidisiplin,” kata dia pada konferensi pers di RCM, Jakarta, Kamis, 21 Juli 2016.

Dari pemeriksaan bayi Safira dan Saqira ditemukan penyatuan pada hati, sebagian usus halus dan usus besar. Tapi masing-masing hati berfungsi. Sedangkan bagian lain seperti lambung, kandung empedu, limpa, ginjal, kandung kencing masing-masing dimiliki bayi.

Dokter spesialis bedah anak Sastiono mengatakan pada kasus penempelan serupa biasanya hanya terjadi di pembuluh darah kecil. Namun kali ini berbeda. “Kalau tidak ditangani dengan baik bisa terjadi pendarahan besar,” ujar dia.

Mengenai risiko, Sastiono mengatakan operasi ini bukan termasuk yang memiliki risiko tinggi. Namun operasi ini, kata dia, butuh kehati-hatian yang ekstra karena hati itu kaya pembuluh darah. Dokter Soejono mengatakan paling tidak 40 tenaga kesehatan terlibat dari perawatan pra operasi dan pasca operasi.

Ahli patologi klinik, ahli radioloogi, ahli rehabilitasi medik, hingga psikiatri, kata dia, telah memberikan pendapat supaya pengelolaan semua aspek. Bayi perempuan kembar siam ini lahir 3 Maret 2016 dan telah menjalani peningkatan berat badan persiapan operasi selama hampir empat bulan.

Saat masuk ke RSCM berat badan mereka 3,8 kilogram, dan saat ini mencapai 10,5 kilogram. Anak ketiga dan keempat pasangan Amrullah Yuzandi dan Sulindri akan dioperasi selama kurang lebih empat jam. “Doakan supaya bisa segera sembuh, bagaimana yang terbaik, kami orangtua berterimakasih kepada pihak yang mendukung,” ujar Amrullah.

Kedua bayi mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional, oleh karena itu biaya ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. “Belum diketahui total biaya, karena tiap kasus bervariasi,” ujar Soejono. RSCM telah menangani 22 kasus kembar siam. Dua belas kasus meninggal akibat kelainan jantung bawaan. Selebihnya ada yang meninggal pasca operasi baik keduanya ataupun salah satunya. AKMAL IHSAN | MS

(red/ovi/riawan/NT)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!