Rencanakan Warisan Anda Mulai Sekarang

redaksi.co.id - Rencanakan Warisan Anda Mulai Sekarang Salah satu kepastian dalam hidup adalah kematian. Dan berbanding terbalik dengan hal tersebut, hal yang tidak pernah pasti adalah...

23 0

redaksi.co.id – Rencanakan Warisan Anda Mulai Sekarang

Salah satu kepastian dalam hidup adalah kematian. Dan berbanding terbalik dengan hal tersebut, hal yang tidak pernah pasti adalah waktu kematian tersebut. Pernahkah Anda membayangkan jika suatu hari kematian menghampiri, ke manakah harta benda yang Anda miliki. Mungkin bagi Anda yang telah merencanakan warisan akan menjawab ke ahli waris saya, namun bagaimana jika saat itu tiba Anda belum sempat merencanakan warisan Anda.

Warisan via pendoasion.wordpress.com

Sebelum berbicara lebih dalam lagi mengenai pentingnya merencanakan warisan, ada baiknya Anda mengetahui apa itu warisan.

Menurut WIKIPEDIA, warisan berasal dari bahasa Arab Al-miirats yang artinya bentuk masdar (infinititif) dari kata waritsa-yaritsu-irtsan-miiraatsan. Sedangkan Ahli Waris adalah orang-orang yang berhak menerima harta peninggalan (mewarisi) orang yang meninggal, baik karena hubungan keluarga, pernikahan, maupun karena memerdekakan hamba sahaya. Harta warisan dalam istilah faraid dinamakan tirah (peninggalan) adalah sesuatu yang ditinggalkan oleh orang yang meninggal, baik berupa uang atau meteri yang dibenarkan oleh syariat islam untuk diwariskan kepada ahli warisannya.

Singkatnya, Warisan adalah berpindahnya hak dan kewajiban atas segala sesuatu baik harta maupun tanggungan dari orang yang telah meninggal dunia kepada keluarga yang masih hidup.

Mencegah Jatuh Ke Tangan Yang Tidak Berhakviaintuitturbotax.files.wordpress.com

Ada beberapa alasan yang membuat Anda mesti mempersiapkan hal ini, yaitu:

1. Mencegah waris jatuh ke tangan yang tidak berhak

2. Mencegah konflik keluarga

3. Anda adalah pencari nafkah utama dalam keluarga Anda. Kesadaran akan hal ini tentu menjadi penting mengingat tanggungan anak-anak yang Anda miliki.

4. Anda memiliki hutang yang cukup besar yang dapat diwariskan kepada keluarga Anda

5. Anda tidak mau keluarga yang ditinggalkan hanya menikmati sebagian dari harta waris Anda

Kapan Anda Harus Merencanakan Warisan viaambitionhundred.com

Merencanakan pembagian warisan sejak dini bisa mencegah kemungkinan kekayaan jatuh ke tangan orang lain yang tidak berhak. Seperti yang dijelaskan oleh Budi Raharjo, Managing Partner One Consulting yang juga berperan sebagai pengajar program Certified Financial Planner (CFP) di Universitas Bisnis Nusantara, perencanaan warisan sebaiknya Anda lakukan saat masih berada di usia Produktif, antara umur 40 tahun sampai dengan 45 tahun. Budi menambahkan, “Perencanaan warisan akan melindungi aset sehingga benar-benar jatuh ke tangan keluarga, dan memastikan pembiayaan kehidupan mereka selanjutnya”.

Buat Surat Wasiatviacache-blog.credit.com

Perencanaan warisan juga menjadi pelindung kepemilikan aset seperti misalnya aset diagunkan ke bank, perlu Anda pikirkan bagaimana jalan keluar jika terjadi sesuatu yang terduga sebelum utang lunas. Dengan begitu, aset menjadi milik keluarga, bukan menjadi milik bank. Atau bisa juga sebagai antisipasi jika harta kekayaan berada di dalam negeri, tapi tersebar di luar negeri yang memiliki sistem hukum yang berbeda.

Pada hakikatnya Ahli waris tidak boleh hanya mau menerima harta, tapi tidak mau menerima warisan utang. Mereka harus menerima dua-duanya, Karena itu penting bagi Anda untuk merencanakan warisan dalam bentuk surat wasiat.

Beberapa Anda mungkin banyak tidak mengerti atau bahkan tabu tentang bagaimana cara penulisan surat wasiat, berikut adalah hal yang perlu diperhatikan :

1. Kumpulkan seluruh informasi

Mulailah kumpulkan informasi tentang harta, aset, dan nilai kekayaan, serta informasi tentang pajak-pajak yang telah dibayarkan atau belum dibayarkan. Jika warisan dalam bentuk rumah, hal yang mesti jelas adalah alamat rumah, luas, dan perkiraan harga objek pajak (NJOP). Tanyakan juga apakah rumah itu masih dimiliki secara utuh atau sedang/pernah diagunkan ke bank.

2. Rinci Secara Detail

Rinci secara detail segala bentuk saham atau obligasi yang dimiliki. Mulai dari jumlah, nilai, tingkat dividen, tanggal transaksi dan hal lainnya. Serta jumlah hutang yang dimiliki, berapa nilai hutang, tingkat bunga, kapan transaksi utang terjadi dan kepada siapa berhutang. Hal ini penting karena utang juga menjadi hal yang wajib untuk diwariskan.

3. Tanyakan Manfaat Pertanggungan Asuransi

Hal ini yang paling sering ditanyakan sebelum membuat surat wasit. Apakah manfaat pertanggungan asuransi bisa diwariskan atau tidak. Hal ini penting untuk dicantumkan dalam surat wasiat. Tidak hanya itu, hal lain yang juga harus ditanyakan adalah pertanggungan asuransi yang dimiliki, nama perusahaan tersebut, alamat, agen, tipe asuransi sampai dengan nilai pertanggungan. Informasi ini diperlukan untuk mengetahui nilai pertanggungan asuransi, yang biasanya juga menanggung/mengganti biaya kematian.

4. Data pribadi

Dalam surat wasiat, Anda juga bisa mencantumkan informasi dan data pribadi seluruh keluarga penerima waris, misalnya nama, alamat lengkap, nomor telepon, tanggal lahir, nomor KTP, kewarganegaraan, status, dan pekerjaan. Elemen lainnya bisa Anda tambahkan misalnya gender, kemampuan keuangan, keahlian dasar, atau profesi.

5. Berapa Biaya Yang Dikeluarkan

Terakhir adalah membuat kategori data di atas dan menghitung biaya yang harus diperlukan untuk pembuatan surat wasiat tersebut. Untuk melakukan hal tersebut, Anda bisa menggunakan jas konsultasi keuangan tertentu, pengacara, atau notaris yang mengerti soal hukum.

Dengan merencanakan warisan, Anda tidak menghindari konflik keluarga dalam hal pembagian harta, namun juga persoalan dalam pengelolaan bisnis keluarga ataupun bisnis patungan. Memperjelas apakah bisnis akan dikelola ahli waris tertentu atau tidak, hal itu tentu saja berpengaruh pada menurun atau tidaknya bisnis Anda dan rekan Anda jika terjadi perbedaan visi dan misi ahli waris dengan rekanan bisnis. Untuk itu sangat diharuskan sekali pencantuman mekanisme dalam surat wasiat Anda. Karena itu rencanakan warisan Anda dengan bijak dan cermat.

(red/usland/argarito/RM)

In this article
  • Uncategorized

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!