BEI dan KPPU Teken Kerja Sama Awasi Persaingan Usaha

redaksi.co.id - BEI dan KPPU Teken Kerja Sama Awasi Persaingan Usaha , Jakarta - Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, dan Ketua Komisi Pengawas...

8 0

redaksi.co.id – BEI dan KPPU Teken Kerja Sama Awasi Persaingan Usaha

, Jakarta – Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf, Kamis, 21 Juli 2016, menandatangani perjanjian kerja sama terkait sosialisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang persaingan usaha.

Menurut Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, poin penting dalam kerjasama tersebut adalah mendorong persaingan yang sehat di antara pelaku bisnis di Indonesia.

Syarkawi menjelaskan, sebanyak 531 perusahaan emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada umumnya merupakan pemimpin pasar (market leader) di hampir semua sektor. Dia meyakini bila persaingan di antara para emiten berlangsung secara sehat, maka keinginan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional demi mendorong ekonomi yang sehat akan bisa dicapai dalam dua hingga tiga tahun.

Melalui kerjasama itu, KPPU akan mendorong edukasi mengenai kompetisi di antara para emiten yang tercatat di Bursa Efek. Di antaranya memperkenalkan kebijakan berkompetisi, hukum dalam kompetisi, dan bagaimana kompetisi itu dilakukan agar tidak terjadi monopoli pasar.

Syarkawi menjelaskan, pangsa pasar emiten yang terdaftar di Bursa Efek tidak hanya di Indonesia, tetapi juga merambah di negara lain, yang juga memiliki rezim usaha dan persaingan. Mereka perlu mengetahui policy dan competition law di negara lain setiap kali ada upaya untuk investasi di berbagai negara, kata Syarkawi.

Syarkawi mengatakan, KPPU memiliki guide line yang akan dijelaskan kepada para emiten ihwal bagaimana berperilaku sesuai dengan persaingan yang sehat. Itu sebabnya KPPU perlu melakukan pencegahan persaingan yang tidak sehat melalui kegiatan sosialisasi.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengatakan, melalui kerja sama itu pihaknya memfasilitasi KPPU untuk juga mengedukasi para emiten dengan cara mengundang emiten secara bertahap. Kami juga akan pakai jalur TV bursa melalui semua galeri untuk mendidik mahasiswa dan dosen di Indonesia yang berhubungan dengan masalah bursa efek, ujarnya.

DESTRIANITA K

(red/ngga/eksa/AR)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!