Pilihan Investasi Syariah untuk Persiapan Biaya Haji dan Umrah

redaksi.co.id - Pilihan Investasi Syariah untuk Persiapan Biaya Haji dan Umrah Menunaikan ibadah haji menjadi dambaan bagi setiap umat Muslim. Selain dalam rangka menyempurnakan rukun islam,...

24 0

redaksi.co.id – Pilihan Investasi Syariah untuk Persiapan Biaya Haji dan Umrah

Menunaikan ibadah haji menjadi dambaan bagi setiap umat Muslim. Selain dalam rangka menyempurnakan rukun islam, berhaji akan berdampak positif terhadap aspek spiritual seseorang guna peningkatan iman dan takwa. Hanya saja, menunaikan ibadah haji bukan satu hal yang mudah. Selain sejumlah uang yang cukup, diperlukan juga kesiapan mental yang matang apalagi masa tunggu untuk berhaji tidak bisa sewaktu-waktu berangkat, namun tergantung dari kuota dan jumlah jamaah yang diberangkatkan per tahunnya yang diatur oleh pemerintah Arab Saudi. Masa tunggu bisa setahun-dua tahun, bahkan lebih hingga 5 tahun.

Berdasarkan data kementerian agama, total kuota jemaah haji Indonesia untuk tahun 2016 sebanyak 168.800 dengan pembagian haji reguler sejumlah 155.200 orang. Sementara haji khusus sebanyak 13.600 orang. Adanya pembatasan jumlah jemaah haji Indonesia dan masa tunggu yang tidak bisa diprediksikan membuat umat muslim memilih untuk melakukan ibadah umrah, yang juga disebut ibadah haji kecil. Berbeda dengan haji, umrah tidak memerlukan masa tunggu yang lama. Jika semua biaya sudah tersedia, jemaah bisa segera berangkat untuk menunaikan ibadah umrah. Selain itu, jika haji dilaksanakan setahun sekali, lain halnya dengan umrah yang dilaksanakan beberapa kali dalam sebulan.

Lalu, bagaimana cara investasi untuk menyiapkan dana haji atau umrah? Apakah ada cara yang mudah dan halal agar Anda bisa berkesempatan menunaikan ibadah haji atau umrah tahun depan? Berikut ulasan keuangan dan tips investasinya untuk Anda.

Hal pertama yang harus Anda pahami adalah ongkos ibadah haji dan perjalanan ibadah umrah sangat tergantung pada dinamika kurs dolar Amerika Serikat. Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah mempengaruhi ongkos haji dan umrah, dana yang harus dipersiapkan bisa naik sebab seluruh biaya mulai dari transportasi, penginapan dan perjalanan menggunakan standar mata uang dolar Amerika Serikat.

Dari sisi finansial, biaya umrah jauh lebih murah ketimbang haji karena masa ibadah umrah reguler hanya 9-12 hari, sedangkan haji reguler mencapai 40 hari. Untuk sekali umrah, biaya yang diperlukan berkisar Rp20-30 juta. Harga ini tergantung dengan fasilitas seperti hotel dan biaya tambahan perjalanan. Untuk biaya Haji tahun 2016, kisarannya sekitar $2.585 per jamaah atau setara dengan Rp34,6 juta (asumsi harga dolar adalah Rp13.400).

Ada banyak cara yang bisa Anda persiapkan mulai hari ini untuk mewujudkan impian berhaji atau umrah. Caranya adalah dengan menabung atau memanfaatkan instrumen investasi syariah. Tujuan memilih syariah adalah agar semua dana yang Anda persiapkan terhindar dari unsur riba, gharar (tipu daya), maisir (perjudian), atau haram, sehingga tidak perlu was-was lagi dan Anda bisa tenang dalam menyiapkan dana ibadah Anda.

Belilah Logam Mulia Bersertifikat via geourdu.co

Logam mulia atau emas murni batangan bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk mempersiapkan biaya ibadah haji atau umrah. Kini membeli emas logam mulia dalam bentuk batangan itu mudah, dan bisa diangsur secara pokok setiap bulannya melalui akad murabahah (jual beli). Anda bisa mendapatkan dan membeli logam mulia bersertifikat langsung ke bank-bank syariah, toko emas, pegadaian, kantor pusat atau cabang PT Aneka Tambang (Antam), perusahaan pertambangan yang menjual logam mulia atau emas murni batangan bersertifikat.

Tips untuk investasi emas ini, sebaiknya Anda memilih membeli emas murni bersertifikat. Jangan terlena dengan rayuan investasi emas palsu atau investasi bodong yang hanya merugikan Anda. Belilah di tempat resmi seperti bank, pegadaian atau kantor cabang Antam sehingga Anda tidak akan tertipu. Membeli emas murni tidak harus mahal, harga emas murni berkisar Rp500.000 per 1 gram, harga ini bisa berubah tergantung dengan harga emas dunia. Emas bisa Anda simpan dan jika sewaktu-waktu harganya naik, Anda bisa menjualnya kembali dan menggunakan uang tersebut untuk berangkat ibadah.

Investasi Reksa Dana via kontan.co.id

semakin dikenal masyarakat. Pengertian reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi (Undang-Undang Pasar Modal No 8 Tahun 1995). Reksa dana syariah itu halal, tersedia dengan dua akad, yaitu wakalah dan mudharabah.

Produk syariah mengandung unsur ekonomi islam yang sistem pengelolaannya diatur sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Di dalam pemilihan instrumen Reksa Dana Syariah, Manajer Investasi menganut prinsip Syariah yakni hanya membeli instrumen investasi yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang disusun oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Tips: Anda bisa mendapatkan reksa dana syariah di bank-bank syariah atau di perusahaan aset management yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal Rp100.000 per bulannya untuk membeli reksa dana syariah. Anda tidak perlu khawatir dengan berinvestasi reksa dana syariah, uang yang Anda investasikan akan dikelola dengan sistem halal dan baik, dan ketika pertumbuhan investasi syariah bagus, Anda akan turut mendapatkan untungnya. Reksa dana yang Anda beli bisa Anda jual ketika hasil investasinya sudah bagus.

Investasi Saham viaatconcordia.areavoices.com

Menurut kamus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saham adalah surat bukti kepemilikan atau bagian modal suatu perseroan terbatas yang dapat diperjualbelikan. Anda tidak perlu khawatir, berinvestasi saham adalah beraktivitas jual-beli saham, tidak ada unsur perjudian. Apalagi investasinya adalah , di mana emiten atau perusahaan yang menjual sahamnya kepada publik tidak bertentangan dengan ajaran islam. Saham syariah menggunakan sistem bagi hasil dan risiko antara investor dan emiten akad melalui musyarawah. Investasi saham syariah tak mengenal ghahar dan maysir. Ghahar adalah pemberian informasi yang menyesatkan. Sedangkan maysir adalah mengambil risiko yang berlebihan.

Tipsnya: Sebelum membeli saham, Anda wajib untuk memahami apa itu saham syariah dan mengenal karakter investasi Anda. Saham syariah bisa dibeli melalui perusahaan sekuritas, caranya mudah, Anda bisa langsung datang dan membuka akun investasi saham di sana. Untuk investasi saham syariah memerlukan sejumlah dana yang akan digunakan untuk membuka rekening efek sekitar Rp5.000.000 Rp10.000.000.

Investasi Sukuk via islamicbanker.biz

Sukuk Negara Ritel (sukuk) atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Penerbitan sukuk menjadi intrumen investasi halal yang telah mendapatkan fatwa syariah dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.

Ada dua cara membeli sukuk ritel yaitu di pasar perdana dan pasar sekunder. Untuk pembelian di pasar perdana, calon investor akan mengisi formulir yang disediakan oleh agen penjual (melalui perusahaan efek atau bank umum dengan melampirkan fotocopy KTP, lalu mentransfer dananya ke rekening khusus agen penjual, memperoleh penjatahan, menerima bukti kepemilikan, dan mengambil pengembalian sisa dana jika pemesanan tidak seluruhnya dapat dipenuhi. Sementara, pembelian sukuk di pasar sekunder harus dilakukan dengan mekanisme bursa melalui perusahaan efek. Tenor investasi ini beragam mulai dari 3 tahun.

Tips: Apabila Anda berminat membeli sukuk untuk investasi ibadah haji atau umrah, jangan ragu untuk mendatangi bank syariah guna mendapatkan informasi lengkap kapan pembelian sukuk bisa dilakukan. Dana yang diperlukan untuk pembelian sukuk bervariasi mulai dari Rp1.000.000 per unit hingga maksimum pembelian Rp5 miliar.

Dalam berinvestasi, Anda harus bijak memilih produk investasi yang sesuai dengan karakter Anda. Rajin-rajinlah membaca berita agar Anda tidak mudah terbujuk dengan investasi yang bisa memberikan Anda untung besar dalam sekejap. Pilihlah investasi yang Anda pahami dan mulailah investasi syariah dari hari ini juga untuk mewujudkan impian Anda berhaji atau umrah.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!