Mino Raiola, Sosok Antagonis dalam Proses Transfer Pogba

redaksi.co.id - Mino Raiola, Sosok Antagonis dalam Proses Transfer Pogba Semua semestinya berjalan sesuai dengan rencana. Manchester United telah menugasi Italo Linfante, dokter jantung yang bekerja...

14 0

redaksi.co.id – Mino Raiola, Sosok Antagonis dalam Proses Transfer Pogba

Semua semestinya berjalan sesuai dengan rencana. Manchester United telah menugasi Italo Linfante, dokter jantung yang bekerja di Rumah Sakit Jackson Memorial Hospital, Miami. Dari Old Trafford, dia diberi tugas untuk melakukan tes medis bagi Paul Pogba.

Uji kesehatan ini cukup dilakukan di Miami, tempat Pogba tetirah selepas membela Prancis di Piala Eropa lalu. Linfante, yang tengah berlibur musim panas di Eropa, tinggal pulang untuk melaksanakan tugas itu.

Namun ternyata rencana tinggal rencana. Dari Miami datang perintah untuk Linfante, yakni tetap meneruskan acara liburan musim panasnya. Anda tidak perlu buru-buru pulang dari Italia ke Miami.

Sampai saat ini, semuanya berhenti, begitu perintah yang terdengar di kuping sang dokter. Tes kesehatan yang semula akan dilangsungkan pada Selasa waktu Miami di Jackson Memorial Hospital itu pun langsung batal. Tak ada uji kesehatan untuk Pogba.

Perintah yang tak disangka-sangka itu bukan datang dari Old Trafford, melainkan datang dari ponsel yang dipegang oleh si gendut Mino Raiola. Agen Paul Pogba ini tak ingin lekas-lekas pemain yang dipegangnya itu segera melenggang ke Old Trafford.

Raiola memang sempat kesal kepada pihak Manchester United. Penawaran pertama United, yakni sebesar 100 juta pound, lantas ditolak Juventus. Mereka ingin angka itu bersih sebanyak 100 juta pound, bukan termasuk dengan bonus yang akan diterima Pogba dan Juventus di termin berikutnya.

Kegagalan itulah yang membuat Raiola kemudian bertemu dengan pihak United. Tak ada jalan keluar rupanya. Agen yang orang Italia tapi besar di Belanda itu kemudian menulis kata-kata di Twitter, yang sebelumnya jarang dijamahnya. Belum ada deal. Terlalu banyak bla-bla-bla, katanya.

Mino #Raiola: “There is no deal done regarding Paul Pogba, lots of bla bla bla.” (Source: @MinoRaiola) pic.twitter.com/S6gs4461lA

Sport Extra HD (@SportExtraHD) July 21, 2016

Raiola, yang kesal dengan sikap Manchester United, langsung terbang ke Miami untuk berbicara dengan kliennya, Pogba. Keduanya bertemu di Pulau Palm. Pogba kemudian mengunggah sebuah foto mereka berdua tengah bersantai di sebuah kolam renang.

Tak ada deal apa-apa dengan Manchester United. Pogba, yang pindah ke Juventus empat tahun lalu, telah menjadi pemain yang paling meroket. Gara-gara bermain bagus di Juventus dan membawa timnas Prancis ke babak final, banyak klub ingin membawanya pergi.

Sebenarnya, ketimbang berlabuh di klub lamanya, Manchester United, Paul Pogba lebih senang berada di Santiago Bernabeu, berada di bawah asuhan legenda Prancis, Zinedine Zidane.

“Zidane pun tak menyembunyikan keinginannya untuk menggaet Pogba. Dia pemain hebat. Tapi sayang dia masih bermain di Juventus,” katanya.

Si gundul yang mempersembahkan gelar juara Liga Champions bagi Madrid pada musim pertamanya itu memang menginginkan Pogba. Tapi kemauannya itu tak berjalan mudah.

Ada sebabnya, tentu saja. Dari hitung-hitungan yang dibuat oleh Mino Raiola, untuk mendatangkan Pogba ke Bernabeu, setidaknya dia harus mendapatkan gaji sebesar 13 juta euro per tahun.

Jumlah ini tentu tidaklah kecil, bahkan melampaui nilai gaji yang diterima Gareth Bale yang mendapatkan bayaran 11 juta euro. Madrid dikabarkan tak mau membayarkan gaji sebesar itu.

Itu sebabnya, Manchester United menjadi satu-satunya klub yang paling depan dalam perburuan pemain ini. Menurut As , koran di Spanyol, kedua klub sudah sepakat dengan biaya transfer yang mencapai 120-125 juta euro, yang otomatis menjadikannya sebagai pemain termahal di dunia, mengangkangi nilai transfer yang pernah terjadi di dunia ini, ketika Gareth Bale pindah dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid dengan nilai transfer mencapai 86 juta pound.

Tidak hanya itu, desas-desus lain juga beredar. Besarnya biaya transfer itu karena komisi yang diterima Raiola dengan kepindahannya ini mencapai 25 juta euro. Kedua klub pun setuju dengan uang yang akan diterima oleh sang agen.

Namun upaya transfer Paul Pogba ke klub lamanya ternyata tak semudah yang dibayangkan. Malah persis seperti sinetron di stasiun televisi lokal. Ada tokoh antagonis. Dalam proses transfer ini, peran itu dilakukan oleh Mino Raiola, sang agen.

Mino Raiola memang telah lama menjadi troublemaker. Paling tidak untuk Manchester United. Kepergian Pogba dari Old Trafford, menurut Sir Alex Ferguson, terjadi karena peran Raiola, yang diam-diam merancang kepergiannya ke Turin untuk berlabuh bersama klub Juventus.

Padahal Pogba masih punya kontrak satu tahun lagi, tapi mereka punya rencana lain.

“Sejak pertama kali melihat orang ini, saya sama sekali tidak percaya kepadanya,” kata Ferguson.

Lalu kenapa kali ini Raiola berulah lagi?

Menurut cerita yang dipublikasikan oleh As, penyebab mandeknya kepindahan Pogba ke Old Trafford kali ini adalah Raiola meminta jumlah komisi yang lebih besar lagi, yakni 30 juta euro, dari angka semula 25 juta euro.

Nah, hal ini yang bikin United jengkel. Padahal sudah disepakati bahwa komisi ini akan ditanggung berdua, yakni 15 juta euro dari United dan sisanya oleh Juventus.

Dengan angka baru ini, Juventus tak mau mengeluarkan uang yang sebenarnya bisa didapat dari penjualan Pogba yang lebih banyak lagi. Tak mungkin mereka akan menambah uang menjadi 15 juta euro.

Pihak Juventus sendiri memilih tutup mulut perihal transfer Pogba ini.

“Mereka masih disibukkan oleh urusan kepindahan Gonzalo Higuain dari Napoli, yang dibeli dengan harga 94,7 juta euro. Ke United? Semuanya berhenti. Kita akan lihat seperti apa akhirnya,” katanya.

Seperti kata Raiola, kini semua proses transfer dinyatakan berhenti. Pogba sendiri disebut masih akan menghabiskan waktu berliburnya. Baru pada 7 Agustus nanti dia akan pulang ke Turin untuk bergabung dengan tim inti Juventus.

Adakah semuanya ini benar-benar berakhir? Tak ada yang tahu pasti. Yang jelas, proses pembelian Higuain dan pemain lainnya, yakni Alex Witsel dan Nemanja Matic yang diplot untuk menggantikan Pogba terus dilakukan oleh Juventus.

Mereka tentu butuh uang untuk melancarkan transfer itu. Kini kartu benar-benar berada di tangan Raiola, agen yang kerap disebut rakus meski dia berdalih semua negosiasi harus menguntungkan kliennya.

Apabila Pogba jadi berlabuh di Old Trafford, bisa dipastikan semua keinginannya benar-benar terwujud. SOCCERLENS | AS | IB

(red/ngga/eksa/AR)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!