SBY: Demokrat Berterima Kasih kepada Rizal Ramli

redaksi.co.id - SBY: Demokrat Berterima Kasih kepada Rizal Ramli Presiden Jokowimelakukan reshuffle kabinet jilid II pada Rabu 27 Juli 2016. Dalam perombakan itu, ada sejumlah menteri...

28 0

redaksi.co.id – SBY: Demokrat Berterima Kasih kepada Rizal Ramli

Presiden Jokowimelakukan reshuffle kabinet jilid II pada Rabu 27 Juli 2016. Dalam perombakan itu, ada sejumlah menteri yang digeser maupun dicopot dari jabatannya.

Nama menteri yang dicopot tersebut di antaranya ialah Rizal Ramli. Posisi ekonom jebolan Universitas Boston Amerika Serikat yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu kini digantikan oleh LuhutPandjaitan.

Atas pergantian tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyampaikan pesan kepada Rizal Ramli. Ucapan disampaikan SBY dalam video berdurasi 2 menit 13 detik.

“Kepada Bapak Rizal Ramli yang mengakhiri tugasnya, Partai Demokrat mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” kata SBY dalam akun Youtube pribadinya yang dikutip Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (30/7/2016).

Dia menegaskan apa yang dilakukan Rizal Ramli telah menorehkan prestasi bagi bangsa. “Percayalah, sejarah akan mencatat upaya dan pengabdian bapak kepada negara dan bangsa tercinta,” ujar SBY.

Selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rizal Ramli, SBY juga mengucapkan selamat kepada para menteri yang baru duduk dalam Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Selaku pribadi, saya sebagai pimpinan Partai Demokrat, saya ucapkan selamat kepada menteri baru yang dilantik, semoga sukses,” ujar SBY.

Partai Golkar dan PAN yang mendapatkan porsi menteri pun mendapatkan ucapan dari SBY. Kedua partai tersebut diharapkan dapat memberikan amunisi baru untuk memperkuat pemerintah ke depannya.

SBY menegaskan, kendati Demokrat berada di luar jajaran pemerintahan, partainya akan tetap berkontribusi bagi kepentingan rakyat Indonesia. Namun begitu, Demokrat akan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak prorakyat dan bertentangan dengan hukum Indonesia.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!