Penyerahan Berkas Ditutup, Tiga Bakal Calon Tanpa Wakil, Sisanya Tak Penuhi Syarat

redaksi.co.id - Penyerahan Berkas Ditutup, Tiga Bakal Calon Tanpa Wakil, Sisanya Tak Penuhi Syarat Setelah pembukaan penyerahan bekas dukungan bagi pasangan calon perseorangan dilakukan mulai dari...

14 0

redaksi.co.id – Penyerahan Berkas Ditutup, Tiga Bakal Calon Tanpa Wakil, Sisanya Tak Penuhi Syarat

Setelah pembukaan penyerahan bekas dukungan bagi pasangan calon perseorangan dilakukan mulai dari 3-7 Agustus 2016, beragam pasangan calon secara bergantian mendatangi kantor KPU DKI Jakarta di Jalan Salemba Raya.

Selama Tribunnews mengikuti perkembangan dan dinamika yang berada di kantor KPU, setidaknya terdapat tiga orang bakal calon gubernur DKI Jakarta yang datang sendiri tanpa menyerahkan berkas dukungan dan tanpa membawa calon wakil gubernur.

Mereka adalah Arnauldy Aminullah yang datang pada hari kedua pendaftaran dan sempat memarahi Komisioner KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon karena merasa direndahkan dan disangka orang gila,

Hadir pula Bacagub bernama Erwan dan Sukimin yang datang pada hari keempat dan keduanya tidak membawa bakal calon wakil gubernur dan hanya berkonsultasi serta bertanya soal bagaimana pendaftaran harus dilakukan kepada KPU DKI Jakarta.

Selain hadir tanpa bacawagub, tercatat setidaknya ada empat pasangan calon cagub dan cawagub DKI Jakarta yang sempat hadir, namun tidak memberikan berkas persyaratan dukungan sebagaimana yang diatur oleh undang-undang.

Pasangan Ahmad Taufik-Mujtahid Haseem misalnya, mereka yang mengaku telah memiliki 200 ribu dukungan, sempat datang pada hari pertama pembukaan, namun hingga penutupan tidak kunjung hadir kembali untuk memenuhi berkas kekurangan dukungan.

Atau sebut saja nama Rusly Ibrahim dan pasangannya Sumarti Yasmun yang sempat mendatangi Kantor KPU DKI Jakarta untuk mendaftar, hanya saja keduanya menginginkan memakai KTP mereka pribadi sebagai syarat dukungan, dan menilai pengumpulan KTP ratusan ribu orang bukan sesuatu yang baik.

Pasangan Tokoh Betawi Eki Pitung-Balia Reza juga turut menyemarakkan penyerahan berkas pasangan calon pada hari terakhir, namun Eki yang mengakui kekurangan jumlah dukungan sebanyak 150 ribu dari total 532.213 KTP, tidak melanjutkan keinginannya menjadi pasangan bakal calon dari jalur independen.

Kejadian dramatis dialami oleh pasangan Jamaludin dan Armen Rustam Effendi, mereka yang hadir di KPU pada menit-menit akhir penutupan harus ditolak berkas dukungannya karena hingga pukul 16.00 WIB, tidak juga dapat menyerahkan dukungan.

Berdalih kemacetan Ibukota yang mereka temui, pasangan itu harus berbesar hati menerima putusan penyelenggara pemilu yang tidak bisa diubah ataupun ditolerir, meski sudah memohon untuk menerima berkas yang mereka bawa.

Saat ini, KPU DKI Jakarta hanya mempunyai tugas untuk menghitung berkas dukungan sebanyak sembilan kardus yang diberikan oleh pasangan Ichsanuddin Noorsy dan Ahmad Daryoko sebagai persyaratan menjadi calon independen di Pillgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

“Saat ini kami fokus untuk menghitung berkas dukungan yang sudah masuk itu dan kami punya waktu sampai 9 Agustus untuk selesai perhitungan,” ujar Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno di kantornya, Jakarta, Minggu (7/8/2016).

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!