IKEA Buka Toko Pertama di India

redaksi.co.id - IKEA Buka Toko Pertama di India Perusahaan furnitur asal Swedia, IKEA, akan membuka toko pertamanya di India. Saat ini pembangunan gedung toko sedang dilaksanakan...

25 0

redaksi.co.id – IKEA Buka Toko Pertama di India

Perusahaan furnitur asal Swedia, IKEA, akan membuka toko pertamanya di India. Saat ini pembangunan gedung toko sedang dilaksanakan di selatan kota Hyderabad. Rencananya, pada akhir 2017 toko ini akan mulai resmi beroperasi. “Kami harus memimpin bisnis dengan kenyataan. Kami tak bisa memimpin bisnis hanya dengan lembaran PowerPoints dan Excel.

“Kita sangat terobsesi dengan kehidupan di rumah,” ujar Juvencio Maeztu, Chief Excecutive retailer India, seperti dikutip dari BBC, Sabtu, 13 Agustus 2016. IKEA datang dengan menginvestasikan lebih dari US$ 1,5 miliar untuk 10 tahun ke depan. Nilai ini jauh di atas retailer internasional lain yang pernah berinvestasi di India, seperti Wal-Mart dan Carrefour. Kedua perusahaan tersebut, tak mampu bertahan di tengah ekonomi India.

Di lahan seluas 13 hektar di Hyderabad, IKEA berencana membangun tokonya, dan mencari tahu barang apa yang paling disukai di rumah-rumah India. “Kami lihat kamar mereka, dapur, dan kami duduk dan ngobrol. Dan kami pun bertanya: ‘Apakah kamu mau berubah?’,” kata Maeztu. Ia mengakui, meyakinkan warga India akan menjadi tantangan besarnya ke depan. Industri furnitur di India bernilai US$ 20 miliar dan diperkirakan masih akan berkembang. Tak heran IKEA berani masuk ke negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke dua di dunia itu.

Namun dari laporan BBC, tak semua warga India antusias dengan adanya perusahaan ini di sana. Pun halnya dengan para penggiat bisnis furnitur lokal. Mereka tak merasa datangnya IKEA sebagai sebuah ancaman. Salah satunya, adalah toko Interior Park milik Deepak Kumar Agarwal. “Kami tak menjual furnitur yang diproduksi massal, ini (produk kami) semua buatan tangan.

Beberapa bagian membutuhkan waktu sebulan, bagian lain dua bulan, bahkan beberapa bagian hingga tiga bulan,” kata Agarwal yang mewarisi toko itu dari tiga generasi. Dilip Vatsa, salah satu pelamggam toko Agarwal itu adalah salah satu yang rela menunggu lama demi furnitur kayu. Ia mengatakan ketika membeli furnitur, selalu berharap barang tersebut akan bertahan selamanya.

“Di India, frunitur seperti halnya emas dan perak. Warga menganggapnya sebagai invetasi, ucapnya. Dan furnitur jenis toko kami, menurut Agarwal bertahan hinga bergenerasi-generasi. Kami memiliki tempat unik kami dan IKEA memiliki tempatnya sendiri,” katanya. IKEA bukan tak memperhitungkan hal ini. Hyederabad merupakan kota berpenghuni sekitar 400 ribu pekerja profesional yang masih muda, kaya, dan sering bepergian.

(red/ramanta/utra/amungkas/BPP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!