Menteri Rini: Kami akan lakukan perbaikan Terminal 3 Ultimate

98

redaksi.co.id – Menteri Rini: Kami akan lakukan perbaikan Terminal 3 Ultimate

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang resmi beroperasi pada Selasa (9/8) kemarin. Beroperasinya terminal yang digadang-gadang akan menjadi terminal terbaik se Asia Tenggara ini akan menjadi kado ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun baru sepekan beroperasi, terminal ini malah menuai kritikan lantaran berbagai masalah seperti listrik mati, delay berjam-jam hingga terakhir terjadi genangan air semata kaki orang dewasa.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno selaku pengawas perusahaan BUMN, PT Angkasa Pura II (Persero) berjanji akan berkoordinasi dengan operator bandara tersebut.

“Kami akan melakukan perbaikan di Terminal 3,” ujar Rini singkat di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (15/8).

Seperti diketahui, kelayakan pengoperasian Terminal 3 Ultimate sempat mengundang polemik lantaran Budi Karya, yang ketika itu masih menjadi Direktur Utama PT Angkasa Pura II, ingin mengoperasikan terminal tersebut untuk masa angkutan Lebaran pada akhir Juni lalu. Namun, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kala itu, menganggap Terminal 3 belum siap digunakan.

Pada pertengahan Juni lalu, Jonan melakukan inspeksi terhadap Terminal 3. Hasilnya, pemerintah belum bisa memberikan izin operasional bagi terminal yang sebelumnya ditargetkan mulai melayani penumpang pada 20 Juni 2016.

“Alasannya, karena masih ada kekurangan yang ditemukan di terminal tersebut, terutama dari segi keselamatan penerbangan,” kata Jonan.

Pertama dari sisi udara, dengan apron yang belum steril, adanya pemeriksaan agar tidak ada benda asing yang membahayakan saat pesawat lepas landas maupun mendarat. Kedua, masalah menara ATC, seharusnya para pengawas dapat melihat semua pergerakan di airside dari tower. Bukan hanya pergerakan pesawat, tapi juga orang dan lainnya.

Namun sepekan berselang, Angkasa Pura II mengklaim telah melakukan perbaikan, termasuk untuk fasilitas listrik. Jadi, Terminal 3 sudah siap beroperasi dan tinggal menunggu klarifikasi serta izin dari Kementerian Perhubungan.

Kementerian Perhubungan pun memverifikasi ulang Terminal 3 pada pertengahan Juli 2016. Ada dua tahap, yaitu verifikasi administratif dan verifikasi lapangan. Verifikasi administratif dilakukan mulai 11 Juli lalu. Sementara itu, verifikasi lapangan berlangsung sepekan kemudian.

Nasib pengoperasian Terminal 3 Ultimate menjadi jelas setelah Presiden Joko Widodo melakukan perombakan (reshuffle) kabinet, dengan mencopot Jonan dan digantikan oleh Budi Karya pada 27 Juli lalu. Dua hari kemudian, Budi Karya menyebut Terminal 3 sudah rampung dan siap beroperasi pada 9 Agustus ini lantaran telah memenuhi pembenahan sistem kelistrikan dan penyediaan air traffic controller (ATC) mobile.

Baca juga:Listrik Terminal 3 Ultimate sempat padam, ini kata PLNTerminal 3 banjir, YLKI nilai kontraktor harus kena sanksiCegah banjir terminal 3, Wika bakal bikin sodetan dan talangBaru dibangun, Terminal 3 Soekarno-Hatta tuai kecamanGaruda Indonesia target OTP segera meningkat di Terminal 3 UltimateSelain banjir, toilet Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta juga mampetIni penampakan banjir di Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta

(red/ijayanto/W)

loading...

Comments

comments!