Pernyataan Lengkap Istana saat Pecat Arcandra Tahar

redaksi.co.id - Pernyataan Lengkap Istana saat Pecat Arcandra Tahar Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memecat Arcandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)...

11 0

redaksi.co.id – Pernyataan Lengkap Istana saat Pecat Arcandra Tahar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memecat Arcandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Senin (15/8/2016) malam ini.

Arcandra diberhentikan karena tersandung status kewarganegaraan. Arcandra dikabarkan pernah menjadi warga negara Amerika Serikat (AS) dan memiliki paspor negara tersebut. Pemecatan Arcandraini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratiknomalam ini di Istana Negara, Senin (15/8/2016).

“Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat saudara ArcandraTahar dari posisinya sebagai Menteri ESDM,” tutur Pratikno.

Berikut pernyataan lengkap istana terkait pemecatan yang disampaikan Mensesneg Pratikno:

Menyikapi pertanyaan-pertanyaan publik terkait dengan status kewarganegaraan Menteri ESDM saudara ArcandraTahar. Dan setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat saudara ArcandraTahar dari posisinya sebagai Menteri ESDM.

Dan menunjuk saudara LuhutBinsarPanjaitanMenko Kemaritiman sebagai Pelaksana Tugas Wewenang dan tanggung jawab MenteriESDM sampai dengan diangkatnya MenteriESDM definitif.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi memutuskan untuk memecat Arcandra dari jabatannya yang baru ditempatinya 20 hari karena tersandung status kewarganegaraan.

Arcandra adalah ahli kilang lepas pantai atau offshore. Saat ditawari Jokowi menjadi Menteri ESDM, Arcandra tengah menjabat sebagai President Direktur Petroneering di Houston. Jabatan tersebut didudukinya sejak Oktober 2013.

Arcandra sudah tinggal dan meniti karier di AS selama 20 tahun. Arcandra merupakan jebolan teknik mesin Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia melanjutkan studi S2 dan S3 di A&M University Texas Amerika jurusan Ocean Enginering.

Ayah dua anak ini memiliki pengalaman lebih dari 14 tahun di bidang hidro dinamika dan rekayasa lepas pantai. Dia juga telah bekerja di berbagai perusahaan migas baik sebagai pengembang maupun produksi seperti Spar, TLP, Compliant Tower, Buoyant Tower dan Multi Colum Floater selama 13 tahun terakhir.

Arcandra memiliki tiga hak paten pada bidang pengembangan migas lepas pantai. (Doni/Zul/Ndw)

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!