Tips Menggunakan Jasa Broker Rumah Biar Cepat Laku

redaksi.co.id - Tips Menggunakan Jasa Broker Rumah Biar Cepat Laku Menjual rumah berbeda dengan menjual sayur di pasar. Kalau jual sayur, tiap hari pasti ada saja...

21 0

redaksi.co.id – Tips Menggunakan Jasa Broker Rumah Biar Cepat Laku

Menjual rumah berbeda dengan menjual sayur di pasar. Kalau jual sayur, tiap hari pasti ada saja yang beli buat masak.

Kalau rumah, diiklankan setahun juga mungkin saja gak ada yang menebusnya. Ketika hendak menjual rumah, ada dua pilihan yang bisa diambil: pakai broker atau sendiri.

Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Yang jelas, menggunakan jasa broker agar rumah cepat laku sering ditempuh mereka yang BU alias butuh uang secepatnya.

Kenapa pakai broker bisa membuat rumah cepat laku? Alasan utamanya adalah broker alias agen jasa perantara punya jaringan lebih luas di bidang properti.

Mereka sudah tahu seluk-beluk pasar properti. Lebih tahu daripada kita tentunya yang bukan orang properti.

Tapi, apa kalau pakai jasa broker rumah pasti cepat laku? Belum tentu juga. Bisa juga kita jual sendiri lebih cepat laku. Namun, kecenderungannya adalah rumah memang lebih cepat laku kalau jualnya lewat broker.

Karena inilah kita gak bisa asal menggunakan jasa broker agar rumah cepat laku. Ada beberapa hal yang mesti kita perhatikan biar keinginan itu terwujud.

Berikut ini tips menggunakan jasa broker agar rumah cepat laku:

1. Pakai perusahaan broker

Harus dibedakan antara broker yang bekerja buat perusahaan properti dan broker partikelir alias independen. Broker yang terikat perjanjian kerja dengan perusahaan lebih bisa dipastikan kualitasnya.

Keamanan transaksi pun lebih terjaga. Sebab, mereka membawa nama perusahaan. Kalau pakai broker yang bertindak sendiri, risikonya adalah mereka kurang profesional.

2. Teliti perusahaan

Setelah mendapat satu nama perusahaan broker, cermati rekam jejaknya. Sebaiknya, pilih perusahaan yang telah lama berkiprah di dunia properti.

Tapi bukan berarti perusahaan baru gak bagus. Yang pasti, mesti dipastikan mereka punya izin usaha dan alamat yang jelas.

3. Broker berpengalaman

Carilah broker yang berpengalaman jual banyak properti. Sebab, itu artinya dia sudah banyak makan asam garam di dunia properti.

Dia pasti punya jurus-jurus dalam pemasaran rumah agar cepat laku. Selain itu, pastikan dia gampang dihubungi baik lewat telepon, SMS, e-mail, ataupun aplikasi pesan smartphone.

4. Bikin perjanjian

Dalam pembicaraan dengan broker, patok perjanjian bilateral antara kita dan dia. Salah satu isinya, broker itu gak boleh mengalihkan pemasaran rumah kita ke broker lainnya.

Sebab, jika ada broker lain, bisa-bisa transaksi jadi rumit, terutama soal fee. Poin perjanjian lainnya berisi besaran fee yang disepakati dan target berapa lama rumah bisa laku, biar broker terlecut semangatnya.

5. Iklan sendiri

Broker yang akan kita mintai pertolongan sebaiknya adalah broker yang benar-benar profesional. Artinya, dia akan langsung bekerja setelah kita beri data-data rumah, seperti status surat, denah, dan foto.

Setelah mendapat bahan tersebut, dia kudu beriklan sendiri. Dengan biaya sendiri. Bukan meminta biaya dari kita. Kalau minta biaya, itu berarti dia gak profesional.

Memang, kapan lakunya suatu rumah gak bisa diprediksi. Tapi, secara umum rumah akan lebih cepat laku kalau pakai broker.

Jika kita hendak menjual rumah, bisa ikuti tips menggunakan jasa broker di atas. Ingat, kita bisa juga menjual rumah sendiri meski sudah menggunakan broker.

Tapi, harus dibicarakan dulu soal ini dengan broker. Jadi, ada dua tenaga yang bergerak untuk memasarkan rumah.

Namun, kalau sudah memastikan broker bisa diandalkan, buat apa repot-repot pasang iklan sendiri. Biarkan saja dia bekerja, kita tinggal tunggu hasilnya.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!